Mushola Babujanah Rampung: Dari Lapuk ke Layak, Ruang Ibadah Warga Kembali Hidup

LANGKAT, WasantaraPos.com — Tak butuh waktu lama. Dalam sepekan, Mushola Babujanah di Desa Pasar Rawa, Kecamatan Gebang, berubah wajah. Dinding yang semula kusam kini berdiri rapi. Atap yang dulu bocor tak lagi menyisakan celah.

Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Kodim 0203/Langkat menuntaskan rehabilitasi rumah ibadah itu dengan cepat, tanpa banyak seremoni.

READ  Prabowo ke HIPMI: Jangan Cuma Jadi Pengusaha, Jadilah Patriot Ekonomi!

Perbaikan menyasar bagian paling mendasar: dinding, atap, hingga fasilitas penunjang. Pekerjaan dilakukan gotong royong. Prajurit dan warga bekerja dalam satu ritme, mengangkat material, memperbaiki struktur, menutup bagian yang rusak.

Pasiter Kodim 0203/Langkat, Kapten Inf Supriadi, menyebut rehab mushola menjadi bagian dari upaya menjawab kebutuhan warga dan bukan hanya soal infrastruktur, tetapi juga ruang sosial dan spiritual.

READ  Kejaksaan Geledah Distributor Semen di Sumatera Selatan

“TMMD tidak hanya membangun fisik, tapi juga meningkatkan kualitas hidup masyarakat, termasuk sarana ibadah,” ujarnya.

Bagi warga, perubahan itu terasa langsung. Mushola yang sebelumnya kurang layak kini menjadi ruang ibadah yang lebih nyaman. Aktivitas keagamaan yang sempat terganggu mulai kembali berjalan.

Tak ada yang mewah dari bangunan itu. Namun bagi warga Pasar Rawa, mushola ini lebih dari sekadar tempat salat. Ia menjadi titik berkumpul, ruang berinteraksi, sekaligus penanda hidupnya kembali denyut kebersamaan.

READ  Tongkat Komando Kodau I Berganti, Ini Satuan Strategis di Bawah Jajarannya

Di Pasar Rawa, TMMD tak hanya meninggalkan bangunan baru. Ia juga mengembalikan fungsi dan rasa memiliki, atas ruang yang selama ini nyaris terabaikan.