Dari ASEAN ke Miangas, Prabowo Menjejak Pulau Terluar Indonesia

Headline, Presiden63 Dilihat

SULAWESI, WasantaraPos.com – Langit di atas Miangas, Sabtu (9/5/2026), tampak cerah ketika rombongan Presiden Prabowo Subianto mendarat di pulau paling utara Indonesia itu.

Warga berkerumun di sisi jalan, sebagian membawa bendera merah putih kecil, menyambut kedatangan kepala negara yang baru pertama kali datang ke wilayah perbatasan tersebut sejak dilantik.

Kunjungan itu bukan sekadar agenda seremonial. Prabowo menjadi presiden kedua yang menginjakkan kaki di Miangas setelah Joko Widodo.

Jika Jokowi dahulu datang untuk meresmikan bandara, Prabowo kini membawa pesan lanjutan: pembangunan di pulau terluar tidak boleh berhenti.

READ  Bahu-Membahu di Gebang: Ketika Seragam Hijau dan Kaos Oblong Melebur

“Pak Jokowi resmikan bandara, saya nanti akan perbaiki atau memelihara supaya lebih bagus lagi,” kata Prabowo di hadapan warga.

Ucapan itu disambut tepuk tangan masyarakat. Di Miangas, bandara bukan hanya fasilitas transportasi. Ia adalah penghubung utama warga dengan dunia luar melalui jalur logistik, akses kesehatan, hingga urat nadi ekonomi kecil di perbatasan.

Prabowo tampak beberapa kali berbincang dengan warga dan aparat setempat. Ia juga memastikan kondisi sekolah serta puskesmas di pulau tersebut.

Menurut dia, pemerintah akan melanjutkan renovasi fasilitas pendidikan dan layanan kesehatan di berbagai daerah, termasuk wilayah terdepan Indonesia.

READ  Sayap Baru Benteng Dirgantara

“Nanti semua sekolah akan kita renovasi,” ujarnya.

Bagi warga Miangas, kunjungan presiden memiliki makna lebih dari sekadar inspeksi pembangunan. Kehadiran langsung kepala negara dianggap sebagai tanda bahwa pulau kecil di ujung utara Nusantara itu tidak dilupakan.

Dalam lawatan tersebut, Prabowo turut didampingi Meutya Hafid. Pemerintah juga menjanjikan penguatan konektivitas digital melalui bantuan internet Starlink, telepon seluler, dan penguatan sinyal BTS agar akses komunikasi warga semakin baik.

Miangas selama ini dikenal sebagai salah satu beranda terluar Indonesia yang berbatasan langsung dengan Filipina.

READ  Jembatan TMMD di Gebang Mulai Berdiri, Warga Pasar Rawa Sambut Harapan Baru

Posisi strategis itu membuat pembangunan infrastruktur dan kehadiran negara menjadi isu penting, bukan hanya bagi kesejahteraan warga, tetapi juga menyangkut simbol kedaulatan negara.

Sebelum tiba di Miangas, Prabowo baru saja menghadiri KTT ASEAN ke-48 di Cebu, Filipina.

Dari forum internasional itu, ia langsung menuju pulau kecil di utara Sulawesi, sebuah perjalanan yang seolah ingin menegaskan bahwa perhatian pemerintah tidak hanya tertuju ke panggung global, tetapi juga ke titik paling jauh republik ini.