Membuka Keterisolasian Desa Pasar Rawa Melalui Penguatan Infrastruktur

LANGKAT, WasantaraPos.co — Aksesibilitas masih menjadi tantangan utama dalam pemerataan ekonomi di wilayah pedesaan. Di Desa Pasar Rawa, Kecamatan Gebang, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, kendala klasik berupa jalan sempit dan akses antar-dusun yang terputus kini mulai teratasi melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128.

​Satuan Tugas (Satgas) TMMD Kodim 0203/Langkat tengah merampungkan pengerasan jalan sepanjang 1.500 meter dengan lebar 4 meter.

Proyek ini tidak hanya fokus pada perluasan badan jalan, tetapi juga mencakup pembangunan satu jembatan penghubung yang menjadi titik krusial untuk menyambungkan mobilitas antar-wilayah di desa tersebut.

READ  TMMD 128 Gebang: Jalan Dibangun, Harapan Warga Pesisir Ikut Diperbaiki

​Komandan Satgas TMMD 128, Letkol Inf Medwin Sangkakala, saat meninjau lokasi, Selasa (12/5/2026), menyatakan bahwa pembangunan infrastruktur ini merupakan langkah strategis untuk memicu pertumbuhan ekonomi lokal.

​”Kelancaran aktivitas masyarakat, terutama dalam mendistribusikan hasil pertanian, sangat bergantung pada kondisi jalan dan jembatan. Kami ingin memastikan jalur ini benar-benar tersambung dan berfungsi optimal bagi warga,” ujar Medwin.

​Tantangan Geografis

​Pekerjaan yang telah berlangsung selama hampir satu bulan ini menghadapi tantangan medan tanah yang dinamis dan faktor cuaca yang fluktuatif. Meski demikian, sinergi antara personel TNI, Polri, pemerintah daerah, dan warga setempat terus mendorong progres pembangunan hingga mendekati tahap penyelesaian.

READ  Kebersamaan TMMD di Langkat, Prajurit TNI Turut Membantu Warga Memasak

​Selama ini, warga Desa Pasar Rawa harus menghadapi biaya angkut yang tinggi dan waktu tempuh yang lama akibat kondisi infrastruktur yang tidak memadai.

Jalan yang sebelumnya sulit dilalui kendaraan roda empat kini mulai terbuka, memberikan harapan baru bagi peningkatan kesejahteraan petani di wilayah tersebut.

​Gotong Royong Lintas Sektoral

​Program TMMD ke-128 ini menjadi potret nyata kerja sama lintas sektoral dalam mempercepat pembangunan di daerah tertinggal atau terisolasi. Bukan sekadar proyek fisik, kegiatan ini mengedepankan semangat gotong royong sebagai nilai luhur bangsa.

READ  TMMD 128 Gebang: Bintahwil Mengalir dari Warung Kopi

​Pantauan di lapangan menunjukkan sebagian ruas jalan sudah mulai digunakan oleh warga untuk aktivitas harian.

Jika rampung sesuai jadwal, proyek ini diproyeksikan menjadi titik balik bagi Desa Pasar Rawa untuk bertransformasi menjadi wilayah yang lebih terbuka secara akses dan mandiri secara ekonomi.

​Pembangunan jembatan dan jalan ini diharapkan tidak hanya menjadi lintasan fisik, tetapi juga menjadi pengungkit perubahan sosial-ekonomi bagi masyarakat Langkat dalam jangka panjang.