Spekulan Minyakita “Menantang” Hukum, LSM Gempur Medan Desak Aparat Bertindak

Ketegasan Aparat Dibutuhkan

Bisnis, Headline, Hukum, Medan, News349 Dilihat

MEDAN, WasantaraPos.com – Keresahan masyarakat Medan terhadap harga Minyakita yang terus bercokol di angka Rp18.000 hingga Rp19.500 per liter mulai memuncak.

Tidak hanya soal harga yang melambung jauh di atas HET, praktik “kios siluman” yang bermain jatah di pasar-pasar tradisional kini menjadi sorotan tajam.

​Menanggapi fenomena ini, Ketua LSM Gempur Kota Medan, Irmanda SH, didampingi Sekretaris Jimmy Hamdani, S.Pd.i, mengeluarkan pernyataan keras yang menuntut keberanian aparat penegak hukum untuk segera mengambil tindakan tegas.

READ  Sumur Bor TMMD Langkat, Akses Air Bersih Dipercepat untuk Warga Gebang

​Desakan untuk “Bongkar” Praktik Spekulan

​Irmanda SH menegaskan bahwa saat ini bukan waktunya lagi bagi aparat untuk bersikap lunak.

Baginya, tindakan para oknum yang menimbun dan mempermainkan harga Minyakita adalah bentuk pengkhianatan terhadap rakyat kecil di tengah suasana menjelang Idul Adha.

​”Aparat penegak hukum harus tegas dan berani. Demi keadilan bagi masyarakat banyak, mohon ditindak tegas toko-toko dan kios-kios spekulan yang sengaja menimbun Minyakita demi keuntungan pribadi,” ujar Irmanda dengan nada lugas.

READ  Di Balik Kemewahan Kota, Jeritan Hati Warga dan Kritik Tajam Macan Asia Indonesia untuk Dinsos Medan

​LSM Gempur melihat bahwa harga yang stabil di atas HET di Pusat Pasar, Pasar Sukaramai, dan Pasar Akik bukanlah sekadar kebetulan pasar, melainkan dampak dari kendali spekulan yang belum tersentuh hukum.

​Ujian Nyali Penegak Hukum

​Senada dengan LSM Gempur, masyarakat Medan kini menanti bukti nyata dari Satgas Pangan.

Apakah aparat hanya akan menjadi penonton saat spekulan “mengatur” harga, atau akan menunjukkan taringnya sesuai amanat UU Perdagangan?

​Langkah Tegas yang Dinanti

​Publik kini tidak lagi butuh janji stabilisasi yang tertulis di atas kertas. Masyarakat menunggu aksi nyata: penyegelan kios siluman, audit daftar distribusi di pasar-pasar tradisional, dan penangkapan bagi mereka yang berani mempermainkan jatah rakyat.

READ  Mafia Pangan di Balik Minyakita Medan: "Kios Siluman" Berpesta, Rakyat Menjerit, Aparat Masih Menanti?

​Jika suara LSM Gempur dan jeritan pedagang kecil ini tidak segera direspons, maka kredibilitas aparat penegak hukum di mata warga Medan sedang dipertaruhkan.

Apakah negara akan membiarkan spekulan menang, atau akan mengambil alih kembali kendali atas harga pangan pokok?