Bobby Nasution Tekankan Adaptasi dan Hilirisasi untuk Generasi Muda

Edukasi188 Dilihat

MEDAN – Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, menekankan pentingnya sikap adaptif generasi muda dalam merespons perubahan zaman yang semakin cepat. Pesan ini disampaikan dalam kuliah umum di Binus University Medan, Jumat (6/2/2026), yang dihadiri oleh ratusan mahasiswa dan sivitas akademika.

Kunci Sukses di Era Perubahan: Adaptasi dan Inovasi

Dalam paparannya, Bobby Nasution menyoroti bahwa perkembangan teknologi, ekonomi, dan sosial yang berlangsung drastis menuntut kemampuan adaptasi sebagai kompetensi utama. “Yang paling penting adalah adaptasi. Banyak sekali perkembangan yang sangat cepat berubah. Oleh sebab itu, perubahan ini harus disikapi dengan kemampuan beradaptasi,” tegas Bobby.

READ  Pangdam I/BB dan Ketua Yayasan Kartika Jaya Letakkan Batu Pertama Pembangunan SMK Kartika I-3 Medan

Gubernur juga menggarisbawahi peluang hilirisasi industri sebagai bidang strategis yang dapat dimanfaatkan generasi muda. Menurutnya, hilirisasi bukan sekadar membangun pabrik besar atau mengadopsi teknologi canggih, melainkan meningkatkan nilai ekonomi produk lokal.

“Yang paling bagus hari ini adalah sektor industri hilirisasi. Yang penting bukan buat pabrik sebesar-besarnya, tapi buat produk yang punya nilai ekonomi lebih tinggi dari nilai sebelumnya,” ujarnya.

Peran Generasi Muda dalam Mencapai Indonesia Emas 2045

Bobby Nasution menghubungkan penguatan sektor hilirisasi dan kemampuan adaptasi dengan upaya mencapai cita-cita Indonesia Emas 2045. Ia mengingatkan bahwa generasi muda memiliki peran sentral dalam mewujudkan target tersebut.

READ  Demi Pelajar, Loreng Melawan Maut: Menjinakkan Amukan Sungai di Pelosok Nias

“Hari ini kita punya cita-cita Indonesia Emas 2045. Kalau tidak berhasil, kesempatan kita untuk menjadi negara maju akan masih lama lagi,” kata Bobby, menekankan urgensi kontribusi nyata dari kaum muda.

Belajar dari Proses dan Pengalaman Lapangan

Selain aspek teknis dan ekonomi, Bobby juga membagikan perspektif tentang proses pembelajaran dan pengembangan diri. Ia mendorong mahasiswa untuk menikmati setiap tahapan hidup tanpa terus-menerus membandingkan diri dengan orang lain.

“Kehidupan kampus bukan hanya tentang menerima pelajaran,” ucap Bobby. “Di luar kampus juga banyak yang bisa dipelajari. Pembelajaran tidak hanya terjadi di dalam ruangan saja.”

READ  Afri Rizki Lubis Tekankan Pentingnya Wawasan Kebangsaan dan Penguatan Nilai Pancasila di Tengah Era Digital

Dukungan Institusi Pendidikan

Rektor Binus University, Nelly, dalam sambutannya menyatakan bahwa tantangan bangsa memerlukan kolaborasi berbagai pihak. Ia berharap generasi muda, khususnya mahasiswa Binus, dapat berperan aktif mendorong kemajuan Sumatera Utara.

Kuliah umum ini juga dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan Sumut Alexander Sinulingga dan Kepala DPMPTSP Sumut Nurbaiti Harahap, menandakan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung pengembangan generasi muda Sumatera Utara. (Red)