LANGKAT, WasantaraPos.com – Matahari tepat di atas kepala saat Latifah, 69 tahun, menunjuk ke arah pancuran air yang mengalir deras di Dusun III, Desa Pasar Rawa.
Bagi warga Langkat, Sumatera Utara ini, pemandangan air bening yang keluar dari pipa adalah kemewahan yang baru singgah setelah empat belas tahun ia menetap di sana.
”Dulu ada sumur, tapi tidak sejernih ini,” ujar nenek tiga cucu itu kepada wartawan, Selasa, 12 Mei 2026. “Sekarang mau cuci baju atau mandi tinggal ambil. Terima kasih, bapak-bapak tentara.”
Kebahagiaan Latifah adalah ujung dari proyek panjang TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128.
Di bawah komando Letkol Inf Medwin Sangkakala, Dandim 0203/Langkat, personel Satgas TMMD harus berjibaku dengan lapisan tanah keras di Kecamatan Gebang.
Targetnya ambisius: menyediakan lima titik sumur bor di wilayah yang selama ini didera krisis air bersih.
Perjuangan di Kedalaman 140 Meter
Membangun sumur di Desa Pasar Rawa dan Desa Kelantan Luar bukan perkara membalik telapak tangan. Tim Satgas harus menembus kedalaman hingga 140 meter sebelum akhirnya mata air tersembur ke permukaan.
Letkol Medwin berkisah, pengerjaan proyek ini kerap terbentur cuaca ekstrem.
Hujan deras yang mengguyur Langkat sering kali memaksa mesin bor berhenti berputar. Belum lagi tantangan fisik bagi para prajurit.
“Ini bukan soal medan ekstrem saja, tapi tantangan mewujudkan keinginan masyarakat yang sangat butuh air bersih,” kata Medwin.
Meski peluh membasahi seragam loreng dan kaki-kaki mereka membengkak karena kelelahan, Medwin memastikan tak ada personel yang mundur.
Program TNI Manunggal Air Bersih (TMAB) yang digagas Kasad Jenderal Maruli Simanjuntak ini memang menjadi prioritas untuk menyentuh wilayah-wilayah yang belum terjangkau fasilitas air bersih pemerintah daerah.
Sinergi di Balik Pipa
Proyek ini tak dikerjakan sendiri oleh tentara. Di lapangan, personel Polri dan warga lokal turut bahu-membahu menyambung pipa dan mengangkut material.
Kolaborasi lintas instansi ini menjadi kunci tuntasnya lima titik sumur bor tepat waktu.
Bagi warga Desa Pasar Rawa, sumur-sumur ini adalah jawaban atas penantian panjang.
Di tengah teriknya pesisir Langkat, aliran air jernih dari program TMAB kini tak sekadar membasuh dahaga, tapi juga membawa harapan baru bagi sanitasi dan kesehatan warga desa yang lebih baik.











