Dari Jakarta ke Beijing, Water Cube Cup 2026 Jadi Panggung Diplomasi Budaya Anak Muda

JAKARTA, WasantaraPos.com — Kompetisi menyanyi lagu Mandarin Water Cube Cup 2026 kembali digelar di Indonesia dan bukan sekadar ajang adu vokal. Lomba ini perlahan berubah menjadi ruang pertemuan budaya bagi generasi muda Indonesia dan Tiongkok.

Babak final divisi Indonesia berlangsung di Jakarta, Sabtu, 9 Mei 2026, diikuti puluhan peserta dari berbagai daerah. Mereka datang membawa satu kesamaan: menyanyikan lagu Mandarin dengan pelafalan yang kian fasih dan teknik vokal yang semakin matang.

Ketua Badan Koordinasi Pendidikan Bahasa Mandarin, Arifin Zain, mengatakan tujuan utama kompetisi ini bukan semata mencari penyanyi terbaik. Menurut dia, Water Cube Cup dirancang untuk mendorong generasi muda lebih dekat dengan bahasa dan budaya Mandarin.

READ  ​Tentara "Sulap" Air Mata Menjadi Air Bersih di Pasar Rawa

“Dengan menyanyikan lagu berbahasa Mandarin, generasi muda dapat semakin termotivasi mempelajari bahasa Mandarin, sekaligus memperkuat pertukaran budaya dan kesepahaman antara masyarakat Indonesia dan Tiongkok,” kata Arifin.

Ajang yang pertama kali digelar di Indonesia pada 2011 itu menunjukkan tren yang terus meningkat. Bukan hanya jumlah peserta yang bertambah, kualitas vokal dan penguasaan bahasa para peserta juga dinilai mengalami peningkatan dari tahun ke tahun.

READ  Satgas TMMD Kodim Langkat Tetap Jaga Ibadah di Tengah Pembangunan Desa

Tahun ini, proses seleksi berlangsung di lebih dari 20 provinsi dengan total lebih dari 100 peserta untuk kategori remaja dan dewasa. Dari jumlah tersebut, 34 finalis berhasil melaju ke tahap nasional di Jakarta.

Para pemenang nantinya akan mewakili Indonesia pada final internasional Water Cube Cup di Tiongkok beberapa bulan mendatang.

Sorotan juga datang dari kategori remaja. Celine Tanner, pelajar kelas IX asal Surabaya, mengaku menjalani latihan intensif selama sekitar satu bulan demi tampil maksimal di kompetisi pertamanya itu.

READ  Jalan Dibuka, Isolasi Dipangkas: TMMD 128 Ubah Akses Pasar Rawa

“Water Cube Cup di Tiongkok nanti akan menjadi lomba menyanyi internasional pertama saya, jadi saya sangat antusias,” ujarnya.

Meski belum menyiapkan strategi khusus untuk final internasional, Celine mengaku ingin memperluas eksplorasi lagu-lagu Mandarin sebagai bagian dari persiapannya.

Di tengah hubungan Indonesia–Tiongkok yang terus berkembang di sektor ekonomi dan pendidikan, panggung seperti Water Cube Cup memperlihatkan sisi lain diplomasi: musik, bahasa, dan anak muda.