Di Pondok Kayu Itu, Tawa Prajurit dan Warga Pecah di Tengah TMMD

LANGKAT, WasantaraPos.com — Tawa pecah dari sebuah pondok kayu sederhana di Desa Pasar Rawa, Kecamatan Gebang, Kabupaten Langkat, siang itu. Di sela teriknya cuaca pesisir, sejumlah personel Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Kodim 0203/Langkat duduk bersila bersama warga melepas lelah setelah sejak pagi bekerja di lapangan.

Ada yang menyeruput kopi, ada yang berbincang santai, sementara beberapa lainnya larut dalam senda gurau bersama warga desa.

Suasana hangat itu menjadi pemandangan berbeda di tengah kesibukan pembangunan TMMD yang terus berlangsung di wilayah pesisir tersebut.

READ  Prajurit Datang, Masalah Kelar: Dari MCK hingga Sumur Bor, TMMD Ubah Kehidupan Warga Pasar Rawa

Sejak pagi, para personel Satgas berjibaku menyelesaikan berbagai pekerjaan fisik, mulai dari pengerasan jalan, pembangunan jembatan, hingga fasilitas air bersih. Namun ketika waktu istirahat tiba, suasana berubah cair.

Tidak ada jarak antara seragam loreng dan masyarakat.

Warga dan prajurit bercengkerama layaknya keluarga sendiri. Cerita tentang kehidupan desa, pekerjaan sehari-hari, hingga pengalaman selama TMMD menjadi bahan obrolan yang mengalir ringan.

Kopda Anda, salah seorang anggota Satgas, mengatakan momen sederhana seperti itu justru menjadi penguat semangat selama bertugas di lokasi TMMD.

READ  Dikebut Tanpa Libur, Sumur Bor dan Jalan TMMD 128 Gebang Hampir Tuntas

“Kalau sudah duduk bersama warga seperti ini, rasa lelah jadi hilang. Kami merasa benar-benar diterima sebagai keluarga,” ujarnya.

Bagi masyarakat Desa Pasar Rawa, kehadiran para prajurit tidak hanya membawa pembangunan infrastruktur, tetapi juga menghadirkan suasana baru di kampung mereka.

Selama hampir sebulan pelaksanaan TMMD, personel Satgas hidup berdampingan dengan warga. Mereka tinggal di rumah-rumah masyarakat, makan bersama, membantu pekerjaan rumah, hingga ikut berbaur dalam aktivitas sehari-hari warga desa.

READ  TMMD 128 Langkat: Jalan Baru, Harapan Baru dari Pasar Rawa

Kedekatan itulah yang perlahan membangun hubungan emosional antara TNI dan masyarakat.

Program TMMD di Desa Pasar Rawa akhirnya tidak hanya tentang pembangunan jalan, jembatan, atau sumur bor.

Di balik kerja keras dan lumpur pembangunan, ada kebersamaan yang tumbuh perlahan melalui obrolan sederhana, secangkir kopi, dan tawa yang pecah di pondok kecil pinggir desa.

Di tempat itu, kemanunggalan TNI dan rakyat terasa hidup dalam cara yang paling sederhana.