INTI dan Bulog Jajaki Kolaborasi Strategis untuk Dukung Program Pangan

Headline, INTI88 Dilihat

JAKARTA, WasantaraPos.com — Ketahanan pangan tidak hanya menjadi urusan pemerintah semata. Dalam beberapa tahun terakhir, keterlibatan berbagai elemen masyarakat dinilai semakin penting untuk memperkuat distribusi, pemberdayaan, dan stabilitas pangan nasional.

Semangat itu tercermin dalam pertemuan antara jajaran Perhimpunan INTI dengan Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani di kantor pusat Bulog, Jakarta, Selasa (5/5/2026).

Delegasi INTI dipimpin Ketua Umum Indra Wahidin bersama jajaran pengurus pusat organisasi tersebut. Pertemuan berlangsung hangat dan penuh keakraban, namun menyimpan agenda yang lebih luas: membangun sinergi antara organisasi kemasyarakatan dan institusi strategis negara.

READ  Sepekan TMMD 128 Gebang: Sumur Bor Dikebut, Harapan Air Bersih Mulai Terwujud

Dalam pertemuan itu, kedua pihak membicarakan peluang kerja sama di berbagai bidang, termasuk dukungan terhadap program-program pemerintah yang berkaitan dengan kebutuhan masyarakat dan ketahanan pangan nasional.

Indra Wahidin mengatakan INTI ingin mengambil bagian lebih nyata dalam pembangunan nasional melalui kolaborasi lintas sektor. Menurut dia, organisasi masyarakat memiliki peran penting untuk menjembatani partisipasi publik dalam mendukung agenda strategis negara.

READ  Tradisi Pedang Pora Tandai Sertijab Dandim 0201/Medan

“Sinergi ini merupakan bagian dari komitmen INTI untuk berkontribusi nyata dalam pembangunan nasional, khususnya dalam mendukung program-program strategis pemerintah,” ujar Indra.

Sementara itu, Ahmad Rizal Ramdhani menyambut baik inisiatif tersebut. Ia menilai kolaborasi antara lembaga negara dan organisasi masyarakat dapat memperluas manfaat program pemerintah agar lebih dekat dengan kebutuhan masyarakat di lapangan.

Dalam kesempatan yang sama, Ahmad Rizal juga menyatakan kesediaannya menjadi Dewan Penasehat INTI. Langkah itu dinilai semakin memperkuat hubungan kelembagaan sekaligus membuka ruang kerja sama yang lebih luas pada masa mendatang.

READ  Puluhan Ton Logistik, Ratusan Harapan : Gerak Cepat Prajurit Yon Arhanud 11/WBY dan Relawan Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia di Lokasi Bencana

Di tengah tantangan pangan global dan kebutuhan menjaga stabilitas distribusi nasional, kolaborasi lintas sektor menjadi semakin relevan.

Sebab, persoalan pangan tidak hanya berkaitan dengan produksi dan stok, tetapi juga menyangkut jejaring sosial, distribusi, dan kepercayaan publik.