Kodam I/BB Airdrop Bantuan Darurat ke Dua Desa Terisolir di Tapanuli Utara

Tapanuli Utara, WasantaraPos.com — Komando Daerah Militer I Bukit Barisan atau Kodam I/BB telah mengerahkan Satuan Tugas Penanggulangan Bencana dari Satuan Batalion Infanteri 122/Tombak Sakti untuk menyalurkan bantuan darurat ke dua desa yang hingga kini masih terisolir akibat bencana longsor di Kabupaten Tapanuli Utara.

 

Bantuan logistik dikirim menggunakan helikopter dari Bandara Silangit, Senin (1/12/2025), dalam operasi udara atau airdrop logistic, langkah ini diambil Satgas yang berpacu dengan waktu demi memastikan kebutuhan warga terpenuhi.

READ  Aklamasi, dr Indra Wahidin Resmi Pimpin Perhimpunan INTI, Gantikan Teddy Sugianto

 

Menggunakan helikopter Bell-412, tim Satgas melaksanakan airdrop logistic, metode penerjunan yang dipilih karena seluruh akses darat menuju desa-desa terdampak tertutup material longsor setinggi beberapa meter.

Operasi airdrop logistic dipimpin Mayor Cpn Diki, yang memastikan setiap paket bantuan jatuh tepat pada titik koordinat yang telah dipetakan sebelumnya.

 

Di lapangan, prajurit Yonif 122/Tombak Sakti menjadi garda depan. Mereka bergerak cepat menuju lokasi penurunan logistik, mengevakuasi paket-paket bantuan, sekaligus membagikannya langsung kepada warga. Kehadiran para prajurit memberi rasa aman sekaligus harapan bagi masyarakat yang sudah berhari-hari terputus dari akses luar.

READ  HUT ke-95 Al Jam’iyatul Washliyah di Sumut Diisi Rangkaian Kegiatan Pendidikan, Sosial dan Dakwah

 

Dua desa yang menerima bantuan yaitu Desa Pagaran Lambung II di Kecamatan Adian Koting dan Desa Batuarimo di Kecamatan Parmonangan. Ratusan kilogram logistik darurat diterjunkan, mulai dari beras, mi instan, biskuit, air mineral, hingga minyak makan, terutama kebutuhan pangan paling mendesak bagi warga yang terisolir.

 

Sementara itu, Kepala Penerangan Kodam I Bukit Barisan, Kolonel Inf Asrul Kurniawan Harahap menegaskan bahwa Kodam I/BB terus berada di garis depan dalam percepatan penanganan bencana di wilayahnya.

READ  Jembatan Baru di Sei Sanggul Rampung, Warga Tak Lagi Terisolasi

 

“Melalui Satgas Penanggulangan Bencana Yonif 122/Tombak Sakti, kami memastikan bantuan tiba secepat mungkin kepada masyarakat di dua desa yang masih terisolir. Pengiriman udara adalah solusi terbaik saat ini, agar kebutuhan warga tidak tertunda,” ungkapnya.

 

Operasi pendistribusian bantuan ini akan terus berlanjut hingga akses darat kembali dibuka dan kondisi dinyatakan aman.

 

Sumber: Pendam I/BB