MEDAN, WasantaraPos.com – Ada suasana yang berbeda di Koramil 0201-08/Medan Amplas, Rabu (24/6) pagi kemarin. Alih-alih duduk di ruang rapat yang kaku, Komandan Kodim 0201/Medan yang baru, Letkol Arm Delli Yudha Adi Nurcahyo, memilih turun langsung menyapa anak buahnya hingga ke akar rumput.
Kunjungan ini bukan sekadar protokoler perkenalan. Datang bersama sang istri, Ny. Dita Delli Yudha, Dandim tampak ingin memastikan bahwa di balik seragam loreng yang gagah, ada hati yang peduli dan disiplin yang tak bisa ditawar.
Pesan Tegas: Jangan Main “Api” dengan Judi Online
Di hadapan jajaran Babinsa dan Persit, nada bicara Delli Yudha berubah menjadi tajam saat menyinggung isu-isu krusial. Ia paham betul bahwa prajurit masa kini tengah menghadapi godaan besar di era digital.
Ia secara blak-blakan mewanti-wanti anak buahnya agar tidak terjebak dalam pusaran judi online, narkoba, hingga bisnis ilegal yang berisiko merusak karier.
”Jadilah bijak dalam bersosial media. Saya tidak melarang kalian berbisnis, silakan berkembang, tapi jalankanlah dengan cara yang sehat dan kalian kelola sendiri,” pesannya dengan nada tegas namun tetap merangkul.
Baginya, kehormatan satuan adalah harga mati yang tak boleh digadaikan oleh oknum yang mencari jalan pintas.
Sentuhan Humanis di Jalan Sisingamangaraja
Tak hanya memberikan arahan, Delli Yudha menunjukkan sisi humanisnya dengan menyerahkan tali asih kepada anak-anak Panti Asuhan Putra Muhammadiyah Ar Ridho.
Momen ini menjadi pengingat bahwa TNI hadir bukan hanya untuk menjaga pertahanan, tetapi juga menjadi penyambung harapan bagi masyarakat yang membutuhkan.
Kehadiran para pejabat Forkopimcam Medan Amplas, mulai dari camat, Kapolsek, hingga tokoh agama dan MUI, di lokasi tersebut menjadi sinyal kuat bahwa “kereta” sinergi di Medan Amplas siap bergerak maju di bawah kepemimpinan baru.
Rumah Tangga adalah Benteng Terakhir
Di akhir arahannya, Delli Yudha memberikan pesan yang terasa personal. Ia mengingatkan bahwa keberhasilan seorang prajurit di medan tugas sangat bergantung pada keharmonisan di meja makan rumah mereka sendiri.
”Jaga keharmonisan keluarga, jaga kesehatan, dan terus mendekatlah pada Tuhan,” ucapnya. Sebuah pesan penutup yang sederhana, namun sarat makna bagi mereka yang setiap hari mendedikasikan diri untuk negara.
Kunjungan hari ini bukan sekadar catatan agenda di atas kertas. Ini adalah pernyataan sikap seorang komandan baru: bahwa disiplin ketat harus dibarengi dengan jiwa yang melayani.












