Panas Tak Surutkan Semangat, Satgas TMMD Kebut Pembangunan Pos Kamling

Panas Tak Surutkan Semangat, Satgas TMMD Kebutu Pembangunan Pos Kamling Hingga 96 Persen

LANGKAT — Terik matahari tak menghalangi langkah personel Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Tahun 2026.

Bersama warga, mereka terus menuntaskan pembangunan pos keamanan lingkungan (pos kamling) di Desa Pasar Rawa, Kecamatan Gebang, Kabupaten Langkat, Selasa (28/4/2026). Kini, progresnya telah mencapai 96 persen.

Di tengah cuaca yang menyengat, para personel TNI dan warga tetap bergotong royong. Mereka bahu-membahu menyelesaikan pekerjaan yang tinggal sedikit lagi rampung. Semangat kebersamaan tampak nyata di lokasi pembangunan.

READ  TMMD 128 Gebang Bangun MCK: Dari Sanitasi Layak, Harapan Baru Warga Pasar Rawa Tumbuh

Pos kamling yang dibangun ini bukan sekadar bangunan fisik. Fasilitas tersebut diharapkan menjadi pusat penjagaan keamanan lingkungan sekaligus ruang berkumpul warga.

Di tempat inilah nantinya warga bisa melaksanakan ronda malam dan mempererat hubungan sosial.

Pembangunan pos kamling merupakan salah satu sasaran fisik program TMMD ke-128 yang dilaksanakan Kodim 0203/Langkat di Desa Pasar Rawa.

READ  Merajut Keseimbangan di Tengah Tuntutan Profesi Medis

Komandan Satgas TMMD ke-128, Letkol Inf Medwin Sangkakala, menegaskan pentingnya peran pos kamling dalam menjaga ketertiban lingkungan. Ia mengingatkan agar fasilitas yang telah dibangun benar-benar dimanfaatkan oleh masyarakat.

“Jangan hanya menjadi pajangan. Pos kamling ini harus digunakan untuk menjaga keamanan lingkungan agar warga merasa aman dan nyaman,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.

READ  Melepas Bedil, Memeluk Kritik: Sisi Lain Tentara di Balik Sukses TMMD 128

Menurut dia, kebersamaan dan kepedulian warga menjadi kunci terciptanya lingkungan yang kondusif.

Dengan progres yang hampir rampung, pos kamling tersebut segera dapat digunakan warga untuk ronda malam.

Kehadirannya diharapkan menjadi simbol hidupnya kembali semangat gotong royong dan kepedulian terhadap keamanan lingkungan.