LANGKAT, WasantaraPos.com – Di Desa Pasar Rawa, Langkat, teknologi geolistrik dan tenaga serdadu berpadu mencari sumber air bersih. Sebuah upaya memutus dahaga menahun melalui program TMMD.
Di bawah langit Gebang yang menyengat, Senin siang itu, sebuah alat Geolistrik tergeletak di tanah berdebu Desa Pasar Rawa. Alat itu bukan sekadar rongsokan besi, melainkan “kompas” ilmiah yang sedang memindai apa yang tersembunyi puluhan meter di bawah permukaan bumi: air bersih.
Bagi warga Desa Pasar Rawa, Kabupaten Langkat, air bersih adalah kemewahan yang sering kali absen saat kemarau menyapa. Namun, dalam hitungan pekan, kegelisahan itu dijanjikan bakal menguap. Melalui Satgas TMMD ke-128, Kodim 0203/Langkat tengah mengebut pembangunan lima titik sumur bor di desa tersebut.
”Kami tidak ingin sekadar mengebor,” ujar Kapten Inf Supriadi, Perwira Seksi Teritorial Kodim 0203/Langkat, mewakili Dansatgas TMMD.
Menurut dia, penggunaan geolistrik adalah kunci agar pembangunan tak berujung sia-sia. Dengan memetakan lapisan tanah secara akurat, tim teknis bisa memastikan debit air yang keluar nantinya cukup melimpah untuk kebutuhan jangka panjang.
Proyek ini merupakan kepanjangan tangan dari program unggulan “TNI AD Manunggal Air” yang digagas Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad). Tujuannya sederhana namun krusial: menyediakan akses air layak konsumsi bagi wilayah-wilayah yang selama ini terpinggirkan dari akses sanitasi yang memadai.
Di lapangan, aroma keringat dan debu bercampur dengan semangat gotong royong. Tak ada sekat antara seragam loreng dan kaos lusuh para warga.
Mereka bahu-membahu menyiapkan fondasi sumur. Bagi warga, kehadiran para prajurit ini adalah harapan agar mereka tak lagi harus bersusah payah mencari sumber air saat sumur-sumur galian mereka mulai kerontang.
Lima titik sumur yang kini sedang dalam proses pengerjaan itu diharapkan bisa segera memutar keran kehidupan bagi warga—mulai dari kebutuhan dapur hingga urusan kakus. “Ini solusi nyata. Selama ini warga kesulitan, terutama saat musim panas tiba,” tambah Supriadi.
Bagi Kodim Langkat, TMMD bukan sekadar pamer kekuatan fisik atau pembangunan infrastruktur semata. Ini adalah upaya merawat “kemanunggalan”—istilah klasik TNI—yang diterjemahkan melalui aliran air jernih ke rumah-rumah warga.
Di Pasar Rawa Langkat, TNI sedang mencoba membuktikan bahwa pengabdian paling nyata sering kali dimulai dari segelas air bersih.












