Saat Alat Berat Grader dan Prajurit Turun, Jalan Rusak Pasar Rawa Perlahan Menghilang

LANGKAT, WasantaraPos.com — Deru alat berat grader memecah suasana tenang Desa Pasar Rawa, Kecamatan Gebang, Kabupaten Langkat, Senin, 11 Mei 2026.

Di tengah hamparan kebun sawit dan lahan pertanian, alat berat berwarna kuning itu perlahan meratakan badan jalan yang selama bertahun-tahun menjadi keluhan warga.

Batu dan tanah dipadatkan sedikit demi sedikit. Debu beterbangan di sepanjang jalur penghubung antar dusun yang kini mulai berubah wajah.

Di sisi jalan, sejumlah prajurit TNI bersama warga tampak mengawasi proses pengerasan.

Sebagian membantu mengatur material, sebagian lainnya memastikan pekerjaan berjalan lancar di bawah panas matahari pesisir Gebang.

READ  Di Balik Pembangunan TMMD, Warga Pasar Rawa Diajak Tentara Memaknai Bela Negara dari Hal-hal Sederhana

Pemandangan itu menjadi bagian dari program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Kodim 0203/Langkat yang kini memasuki tahap pemadatan jalan sepanjang 1.500 meter di Desa Pasar Rawa.

Selama ini, jalan tersebut menjadi akses utama masyarakat untuk beraktivitas. Namun ketika hujan turun, badan jalan berubah menjadi lumpur dan sulit dilalui kendaraan.

Aktivitas warga terganggu. Hasil pertanian terlambat dibawa keluar desa. Anak-anak sekolah harus berjibaku melewati jalan licin hampir setiap hari.

Kini keadaan perlahan berubah sejak alat berat grader diturunkan ke lokasi pembangunan.

READ  Apel Pagi TMMD di Langkat, Letda Rezky Tekankan Keselamatan dan Kekompakan

Dengan suara mesin yang terus meraung, grader bergerak meratakan permukaan jalan agar lebih kokoh dan nyaman dilalui masyarakat.

Sementara itu, Dansatgas TMMD ke-128 Letkol Inf Medwin Sangkakala melalui Pasiter Kodim 0203/Langkat Kapten Inf Supriadi mengatakan tahap pemadatan dan pengerasan menjadi bagian penting dalam proses pembangunan jalan.

“Pekerjaan pengerasan jalan dilakukan secara bertahap sesuai standar teknis di lapangan. Tahap pemadatan sangat penting untuk menghasilkan konstruksi jalan yang kuat karena jalur ini nantinya menjadi akses utama warga,” ujar Supriadi.

READ  Dari Kansas ke Medan: Jejak Letkol Delli Yudha di Pusaran Komando Teritorial

Menurut dia, penggunaan alat berat grader membuat proses pengerjaan lebih maksimal dibanding pengerjaan manual.
Program TMMD di Pasar Rawa sendiri tidak hanya membangun jalan.

Satgas juga mengerjakan pembangunan jembatan, gorong-gorong, fasilitas MCK, sumur bor, hingga rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH).

Namun bagi warga Pasar Rawa, jalan sepanjang 1,5 kilometer itu menjadi pembangunan yang paling terasa dampaknya.

Karena dari jalan yang mulai mengeras itulah, harapan warga untuk hidup lebih mudah perlahan mulai terbuka.