LANGKAT, WasantaraPos.com — Pagi itu, jalan-jalan kecil di Desa Pasar Rawa, Kecamatan Gebang, Kabupaten Langkat, belum sepenuhnya ramai. Di tengah aktivitas pembangunan TMMD yang terus berlangsung, dua personel TNI terlihat berjalan dari rumah ke rumah sambil membawa tas medis di tangan mereka.
Mereka bukan sedang patroli. Mereka mencari warga yang sakit.
Senin, 11 Mei 2026, Satgas Kesehatan TMMD ke-128 Kodim 0203/Langkat kembali berkeliling kampung untuk memberikan pelayanan kesehatan langsung kepada masyarakat pesisir yang selama ini tak selalu mudah menjangkau fasilitas medis.
Di sela kunjungan itu, mereka menemukan dua warga dalam kondisi sakit.
Andi (48), warga Desa Klantan Luar, terlihat lemas akibat gangguan lambung dan mual berkepanjangan. Tak jauh dari lokasi, Fendi (41) mengalami batuk yang cukup mengganggu aktivitasnya sehari-hari.
Tanpa menunggu lama, personel Satgas langsung mendatangi rumah keduanya dan memberikan pengobatan di tempat.
Andi diberi obat Antasida Doen untuk meredakan keluhan lambungnya. Sementara Fendi mendapat Ambroxol dan Amoxilin untuk membantu mengatasi batuk yang dideritanya.
Di desa pesisir seperti Pasar Rawa, kehadiran tenaga kesehatan yang datang langsung ke rumah warga menjadi sesuatu yang jarang terjadi.
Karena itu, kedatangan personel kesehatan TNI bukan hanya membawa obat-obatan, tetapi juga rasa tenang bagi masyarakat yang membutuhkan pertolongan.
Aksi sosial tersebut dilakukan personel kesehatan militer dari RST Tk II 01.07.02 Binjai, yakni Serka TJP Marbun dan Serka Adi Ervanus yang tergabung dalam Satgas TMMD.
Di tengah kesibukan membangun jalan, jembatan, fasilitas MCK, sumur bor, hingga rumah warga, para tentara itu ternyata juga menyempatkan diri mengetuk pintu-pintu rumah masyarakat.
“Di saat kami melihat ada warga yang membutuhkan bantuan kesehatan, kami merasa perlu memberikan dukungan langsung. Kesehatan adalah hak dasar setiap individu,” ujar salah seorang anggota Satgas kesehatan.
TMMD di Pasar Rawa akhirnya bukan hanya soal pembangunan fisik yang tampak di mata.
Di balik jalan yang mulai terbuka dan bangunan yang mulai berdiri, ada tentara yang diam-diam berkeliling kampung memastikan warga kecil tetap mendapat perhatian dan pertolongan.






