Tentara Kebut Pembangunan Sumur Bor di Gebang, Warga Menanti Akses Air Bersih

LANGKAT, WasantaraPos.com — Di tengah teriknya cuaca Desa Kelantan Baru, Kecamatan Gebang, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, suara mesin bor terus terdengar bersahut-sahutan, Minggu (10/5/2026).

Personel Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Kodim 0203/Langkat bersama warga setempat mempercepat pembangunan sumur bor yang menjadi salah satu sasaran fisik program tersebut.

Memasuki hari ke-20 pelaksanaan TMMD, pembangunan sumur bor di titik ketiga menjadi prioritas pengerjaan.

Infrastruktur air bersih itu diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat yang selama ini masih terbatas, terutama saat musim kemarau.

READ  Apel Hari ke-10 TMMD 128: Target Dikejar, Disiplin Diperketat

Di lokasi pengerjaan, sejumlah personel Satgas terlihat membantu proses pengeboran dan pemasangan instalasi. Warga juga ikut bergotong royong menyiapkan material dan membersihkan area sekitar lokasi pembangunan.

Sementara itu, Dan SSK TMMD ke-128 Letda Inf M. Rezky mengatakan pembangunan sumur bor menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui penyediaan akses air bersih yang lebih layak.

READ  Prajurit Kopasgat Gelar Terjun Penyegaran di Medan, Ratusan Pelajar Terpukau

“Pekerjaan dilakukan secara gotong royong bersama masyarakat, sehingga diharapkan dapat selesai tepat waktu dan memberikan manfaat langsung bagi warga,” ujar Rezky.

Menurut dia, program sumur bor juga merupakan bagian dari program unggulan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) yang dijalankan melalui TMMD di sejumlah wilayah pedesaan.

Bagi warga Desa Kelantan Baru, keberadaan sumur bor bukan sekadar pembangunan fisik biasa.

READ  Asa yang Mengalir dari Kedalaman Titik ke-4 Sumur Bor

Infrastruktur  Sumur bor tersebut dinilai penting karena menyangkut kebutuhan sehari-hari masyarakat, mulai dari kebutuhan rumah tangga hingga menjaga kesehatan lingkungan.

Keterlibatan warga dalam proses pembangunan juga memperlihatkan kuatnya semangat gotong royong yang menjadi ciri pelaksanaan TMMD.

Melalui kerja bersama itu, pembangunan tidak hanya menghadirkan fasilitas baru, tetapi juga mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat di wilayah sasaran program.