Tinggalkan Keluarga Demi Negeri, Satgas TMMD Bangun Harapan di Pesisir Langkat

LANGKAT, WasantaraPos.com — Sudah lebih dari dua pekan para prajurit TNI dan personel Polri menjalani hari-hari mereka di Desa Pasar Rawa dan Desa Kelantan Luar, Kecamatan Gebang, Kabupaten Langkat.

Jauh dari keluarga, mereka datang membawa satu tujuan: mempercepat pembangunan di wilayah pesisir Langkat yang selama ini membutuhkan perhatian infrastruktur.

Di lokasi TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Kodim 0203/Langkat, suara mesin molen, denting palu, dan semangat gotong royong terus terdengar sejak pagi hingga petang.

Para prajurit tak lagi memegang senjata. Mereka kini memanggul semen, mengangkat kayu, menggali parit, hingga membantu warga membangun jalan dan jembatan.

READ  TNI Bantu Distribusi MBG di SMK Gebang, Penyaluran Berjalan Lancar

Program TMMD yang dimulai sejak 22 April 2026 itu menjadi bagian dari pelaksanaan Operasi Militer Selain Perang (OMSP), sebagaimana diamanatkan Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI.

Dalam tugas itu, prajurit tidak hanya menjaga pertahanan negara, tetapi juga membantu pemerintah mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Hubungan TNI dan rakyat ibarat ikan dan air. TNI lahir dari rakyat dan harus hadir membantu kesulitan rakyat,” menjadi semangat yang terus hidup di tengah pelaksanaan TMMD.

Di Desa Pasar Rawa, pembangunan yang dilakukan bukan sekadar pekerjaan fisik. Kehadiran TNI dan Polri memberi harapan baru bagi masyarakat yang selama ini hidup dengan keterbatasan akses jalan dan fasilitas dasar.

READ  TMMD Membuka Akses, Warga Pasar Rawa Nikmati Jalan Baru

Kodim 0203/Langkat bersama Polri, Pemerintah Kabupaten Langkat, dan masyarakat mengerjakan pelebaran serta pengerasan jalan sepanjang 1.500 meter yang menghubungkan Dusun I, II, dan III. Jalan itu menjadi akses penting bagi aktivitas warga, terutama untuk mengangkut hasil pertanian dan kebutuhan sehari-hari.

Selain itu, Satgas TMMD juga membangun jembatan, gorong-gorong, sumur bor, MCK, pos kamling, hingga membedah rumah tidak layak huni milik warga.

Tak hanya pembangunan fisik, kegiatan nonfisik juga terus digelar melalui penyuluhan bela negara, wawasan kebangsaan, bahaya narkoba, kesehatan, hingga edukasi perikanan dan peternakan.

READ  BI Sumut Satukan Jalur Pangan Sumatera, Karo Jadi Titik Kunci Distribusi Hortikultura

Bagi warga pesisir Gebang, TMMD menjadi simbol hadirnya negara di tengah masyarakat.

Desa Pasar Rawa sendiri memiliki sejarah panjang. Kawasan yang dahulu mengalami kerusakan hutan mangrove akibat perambahan untuk bisnis arang itu kini perlahan bangkit menjadi desa berbasis pertanian, perikanan, dan konservasi mangrove.

Kini, di tengah teriknya pesisir Langkat, para prajurit dan warga terus bekerja bersama. Gotong royong menjadi energi utama yang menjaga pembangunan tetap berjalan.

Bagi mereka, tugas itu bukan sekadar menyelesaikan proyek pembangunan. Lebih dari itu, TMMD menjadi cara menghadirkan harapan baru bagi masyarakat di wilayah pesisir Kabupaten Langkat.