TMMD Kodim Langkat Ubah Keluhan Jadi Harapan

LANGKAT, WasantaraPos.com — Harapan warga Desa Pasar Rawa dan Desa Klantan Luar, Kecamatan Gebang, Kabupaten Langkat, yang selama ini hidup dengan akses jalan rusak dan fasilitas terbatas akhirnya mulai terjawab.

Melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Kodim 0203/Langkat, perubahan nyata kini hadir di tengah masyarakat.

Sejak pagi, suasana desa tampak sibuk. Personel Satgas TMMD bersama warga bergotong royong menyelesaikan berbagai pembangunan fisik.

Debu beterbangan dari alat berat yang meratakan badan jalan, sementara di sudut lain prajurit TNI tampak membangun rumah warga dan fasilitas umum.

Bagi masyarakat, TMMD bukan sekadar program pembangunan biasa. Kehadirannya membawa harapan baru bagi desa yang selama bertahun-tahun menghadapi keterbatasan infrastruktur.

READ  Kejaksaan Geledah Distributor Semen di Sumatera Selatan

Salah satu sasaran utama ialah pelebaran dan pengerasan badan jalan sepanjang 1.500 meter dengan lebar empat meter yang menghubungkan Dusun I, II, dan III Desa Pasar Rawa.

Jalan tersebut selama ini menjadi jalur utama masyarakat untuk membawa hasil pertanian dan menjalankan aktivitas sehari-hari.

Tak hanya itu, Satgas TMMD juga melakukan normalisasi parit sepanjang 1.500 meter untuk mengurangi genangan air serta membangun jembatan berukuran 6 x 4 meter yang menjadi akses penghubung antarwilayah desa.

Program TMMD ke-128 turut menyentuh kebutuhan dasar masyarakat melalui rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH).

Sedikitnya lima rumah warga direnovasi, masing-masing milik Rida Wahyuni Rao, Miswandi, Irwansyah, Juraida, dan Suzana.

Rumah yang sebelumnya berdinding lapuk dan beratap bocor kini berubah menjadi hunian yang lebih layak dan nyaman ditempati.

READ  TMMD 128 Lanjutkan Pengeboran Sumur Bor, Penuhi Kebutuhan Air Bersih Warga

“Sekarang rumah kami sudah bagus dan nyaman. Kami sangat bersyukur kepada bapak-bapak TNI,” ujar salah seorang penerima bantuan RTLH.

Selain bedah rumah, Satgas TMMD juga membangun lima titik sumur bor dan sejumlah fasilitas mandi cuci kakus (MCK) untuk membantu kebutuhan air bersih masyarakat. Pos kamling, gorong-gorong, hingga tiga unit platdecker juga dibangun guna memperlancar akses warga.

Tak hanya fokus pada pembangunan fisik, TMMD ke-128 menghadirkan berbagai kegiatan nonfisik berupa penyuluhan bela negara, wawasan kebangsaan, hukum dan kamtibmas, bahaya narkoba, kesehatan dan keluarga berencana, hingga penyuluhan bidang perikanan dan peternakan.

Program ini juga diperkuat dengan Program Unggulan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad), yakni pengembangan ketahanan pangan seluas satu hektare serta pembagian 100 paket makanan tambahan bagi anak penderita stunting.

READ  30 Hari Mengubah Desa: TMMD 128 Dikebut, Pasar Rawa Dipacu Berlari

Program ketahanan pangan tersebut diharapkan mampu membantu masyarakat meningkatkan produktivitas pertanian, sementara bantuan makanan tambahan menjadi bagian dari upaya pencegahan stunting di wilayah pedesaan.

Kehadiran TMMD ke-128 disambut antusias masyarakat. Warga menilai pembangunan yang dilakukan bukan hanya memperbaiki infrastruktur desa, tetapi juga menghidupkan kembali harapan masyarakat untuk masa depan yang lebih baik.

Kini, jalan yang dulu berlumpur mulai terbuka, rumah-rumah warga berdiri lebih layak, dan akses air bersih perlahan terpenuhi.

Di Kecamatan Gebang, TMMD telah menjadi simbol perubahan yang benar-benar dirasakan masyarakat.