INTI Jajaki Kerja Sama Pendidikan dan Kesehatan dengan Tiongkok

JAKARTA, WasantaraPos.com— Hubungan Indonesia dan Tiongkok tidak hanya bergerak di jalur perdagangan dan investasi. Di tengah dinamika geopolitik kawasan, ruang kerja sama antarmasyarakat juga terus diperluas, salah satunya melalui bidang pendidikan dan kesehatan.

Upaya itu tampak dalam kunjungan Pengurus Pusat Perhimpunan INTI ke Kediaman Dinas Duta Besar Republik Rakyat Tiongkok di kawasan Mega Kuningan, Rabu (6/5/2026). Delegasi diterima langsung oleh Wang Lutong bersama jajaran Kedutaan Besar RRT.

Pertemuan berlangsung hangat dengan pembahasan yang menitikberatkan pada penguatan sumber daya manusia kedua negara.

Salah satu agenda yang mencuat ialah rencana peningkatan kuota beasiswa bagi pelajar Indonesia untuk melanjutkan studi di Tiongkok, terutama di bidang kedokteran dan keperawatan.

READ  Menaker: Nyawa Pekerja Tak Boleh Jadi Taruhan, Balai K3 Harus Cegah Kecelakaan Kerja

Bagi Indonesia, kebutuhan tenaga kesehatan masih menjadi pekerjaan rumah besar, terutama untuk daerah-daerah yang belum merata akses pelayanannya.

Karena itu, peluang pendidikan kesehatan di luar negeri dinilai dapat menjadi salah satu jalan memperkuat kapasitas sumber daya manusia.

Selain pendidikan formal, kedua pihak juga membicarakan penguatan pembelajaran bahasa Mandarin di Indonesia melalui penempatan relawan pengajar dari Tiongkok. Bahasa, dalam konteks hubungan antarnegara, dipandang bukan sekadar alat komunikasi, melainkan juga jembatan budaya dan ekonomi.

Pembahasan turut menyentuh pengembangan pengobatan tradisional Tiongkok di Indonesia.

READ  Saat Alat Berat Grader dan Prajurit Turun, Jalan Rusak Pasar Rawa Perlahan Menghilang

Dalam beberapa tahun terakhir, metode pengobatan alternatif dan herbal dari Tiongkok mulai mendapat perhatian masyarakat Indonesia, meski tetap memerlukan pengawasan dan standar kesehatan yang ketat.

Delegasi INTI dipimpin Ketua Umum Indra Wahidin didampingi Dewan Pengawas Rachman Hakim, Ketua Harian Ulung Rusman, Sekretaris Jenderal Hardy Stefanus, Wakil Ketua Umum Bidang Hubungan Tiongkok Robert Njo, serta Wakil Ketua Umum Bidang Pendidikan Pusanti.

Dalam pertemuan itu, Indra Wahidin menyampaikan apresiasi atas ucapan selamat dari Dubes Wang Lutong terkait terpilihnya dirinya sebagai Ketua Umum INTI periode 2026–2030.

dr Indra Wahidin juga menyerahkan undangan resmi kepada Wang untuk menghadiri pelantikan Pengurus Pusat INTI yang dijadwalkan berlangsung akhir Mei mendatang.

READ  Menaker: Serikat Pekerja Bukan Lawan Perusahaan, tapi Penjaga Hak Pekerja

“Kunjungan ini merupakan bagian dari komitmen INTI untuk terus menjadi jembatan penghubung dalam memperkuat hubungan bilateral, khususnya di bidang pendidikan, kesehatan, dan pertukaran budaya,” ujar Indra.

Di tengah hubungan Indonesia dan Tiongkok yang terus berkembang, jalur kerja sama berbasis masyarakat dinilai menjadi fondasi penting untuk membangun kedekatan yang lebih berkelanjutan.

Sebab, hubungan antarnegara pada akhirnya tidak hanya ditentukan oleh angka investasi dan perdagangan, tetapi juga oleh kualitas hubungan antarmanusia di dalamnya.