Hindari Lubang, Bus ALS Tabrak Truk Tangki di Muratara dan Terbakar, 16 Orang Tewas

Headline, News, Ragam37 Dilihat

MURATARA, WasantaraPos.com— Kecelakaan maut terjadi di Jalan Lintas Sumatera, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan, Rabu (6/5/2026) siang.

Bus Antar Lintas Sumatera (ALS) bertabrakan dengan truk tangki pengangkut bahan bakar minyak (BBM) hingga menyebabkan kebakaran hebat. Sebanyak 16 orang dilaporkan meninggal dunia.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 12.00 WIB saat bus ALS melaju dari arah Lubuklinggau menuju Jambi. Dugaan sementara, kecelakaan bermula ketika sopir bus berusaha menghindari lubang di badan jalan.

Kepala Bidang Humas Polda Sumatera Selatan Komisaris Besar Nandang Mu’min Wijaya mengatakan, bus diduga bergerak ke jalur kanan sebelum akhirnya bertabrakan dengan truk tangki dari arah berlawanan.

READ  Sumur Bor TMMD Langkat, Akses Air Bersih Dipercepat untuk Warga Gebang

“Untuk sementara, mobil ALS diduga menghindari lubang dan membelok ke kanan dari arah Lubuklinggau menuju Jambi sehingga menabrak mobil tangki dari arah Jambi menuju Lubuklinggau,” ujar Nandang, Rabu.

Benturan keras memicu kebakaran yang melalap badan bus. Sejumlah penumpang tidak sempat menyelamatkan diri.

Selain 16 korban meninggal dunia, tiga orang mengalami luka berat dan satu korban lainnya luka ringan.

Dalam kejadian itu, Sopir bus ALS turut menjadi korban meninggal. Adapun kernet bus selamat dan kini masih dimintai keterangan oleh penyidik kepolisian.

READ  Jasa Raharja Pematangsiantar Pimpin Rapat FKLL, Rumuskan Langkah Strategis Tekan Angka Kecelakaan di Simalungun

Polisi menyatakan penyebab pasti kecelakaan masih didalami melalui olah tempat kejadian perkara (TKP).

Tim gabungan dari Direktorat Lalu Lintas Polda Sumsel, laboratorium forensik, Traffic Accident Analysis (TAA), dan Jasa Raharja telah diterjunkan ke lokasi.

“Tim terpadu dari Ditlantas, laboratorium forensik, TAA Laka, dan Jasa Raharja sudah berada di TKP untuk melaksanakan olah TKP terpadu guna mengungkap penyebab kecelakaan,” kata Nandang.

Polda Sumsel juga membuka posko Disaster Victim Identification (DVI) di RSUD Lubuklinggau untuk membantu proses identifikasi korban dan penyerahan jenazah kepada keluarga.

READ  Senyum di Balik Stetoskop Tabib Loreng: Aksi Door to Door di Pesisir Langkat

Sementara itu, tiga korban luka berat masih menjalani perawatan intensif di RSUD Rupit. Kasi Pelayanan Medis dan Keperawatan RSUD Rupit, Riska Dwi Julianti, mengatakan ketiganya mengalami luka bakar serius dan dirawat di ruang ICU.

Kecelakaan ini kembali memunculkan sorotan terhadap kondisi Jalan Lintas Sumatera yang di sejumlah titik mengalami kerusakan.

Kuat dugaan adanya lubang di badan jalan sebagai pemicu kecelakaan kini menjadi bagian penting dalam penyelidikan aparat kepolisian.