Jasa Raharja Tebing Tinggi dan RS Sari Mutiara Lubuk Pakam Gelar Pelatihan PPGD Bersama Pegawai Kecamatan Lubuk Pakam

News105 Dilihat

LUBUK PAKAM – Dalam Rangka Menekan Angka Kecelakaan, Jasa Raharja Cabang Tebing Tinggi bekerja sama dengan RS Sari Mutiara Lubuk Pakam menyelenggarakan Pelatihan Penanganan Gawat Darurat (PPGD) bagi Kantor Kecamatan.

Kegiatan yang digelar pada Jumat, 28 November 2025, di Kantor Camat Lubuk Pakam ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran serta keterampilan Pegawai Kecamatan dan Kepala Lingkungan dalam menghadapi kondisi darurat, khususnya kecelakaan lalu lintas yang kerap terjadi di jalan raya.

READ  Pastikan Prajurit Siap Tempur, Pangdam I/BB Tinjau Marshalling Area Yonif TP 901 di Sumatera Utara

Jasa Raharja Tebing yang diwakili oleh Rahmad menekankan pentingnya pemahaman PPGD sebagai bagian dari upaya menekan angka fatalitas akibat kecelakaan.

Sementara itu, tim medis dari RS Sari Mutiara Lubuk Pakam memberikan pembekalan langsung berupa teori dan praktik lapangan, mulai dari pertolongan pertama, resusitasi jantung paru (RJP), hingga teknik evakuasi korban.

“Kami berharap para Pegawai dan, Kepala Lingkungan dapat menjadi agen keselamatan di lingkungan masing-masing. Pengetahuan PPGD ini bukan hanya bermanfaat bagi diri sendiri, tetapi juga bisa menyelamatkan nyawa orang lain,” ujar Rahmad dalam sambutannya.

READ  Gercep, Wamenaker Afriansyah Noor Tuntaskan Aduan Penahanan Ijazah oleh Perusahaan

Senada dengan itu, Rini menambahkan bahwa kegiatan ini sejalan dengan komitmen Jasa Raharja dalam mengedukasi masyarakat, khususnya generasi muda.

“Keselamatan transportasi adalah tanggung jawab kita bersama. Dengan bekal pengetahuan dan keterampilan yang benar, kita dapat membantu menekan risiko fatalitas dan menciptakan budaya tertib berlalu lintas,” ungkapnya.

Acara ini mendapat antusiasme tinggi dari para peserta yang aktif mengikuti simulasi penanganan gawat darurat.

READ  Bulog Klaim Stok Aman, Harga Minyak Kita Justru Masih Tinggi di Pasaran

Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan semakin banyak Pengetahuan Bagi Pegawai Kecamatn dan Kepala Lingkungan dan masyarakat yang memiliki kepedulian serta keterampilan dalam mendukung keselamatan transportasi di Indonesia. (Red)