Deli Serdang, WasantaraPos.com – Di bawah cahaya lampion dan suasana khidmat perayaan Harmoni Imlek Nusantara 2026, pesan tentang persatuan mengemuka dari Maha Vihara Maitreya, Kompleks Cemara Asri, Deli Serdang, Minggu (22/2/2026). Perayaan yang digelar Majelis Pandita Buddha Indonesia (Mapanbumi) Sumatera Utara itu menjadi ruang temu lintas iman dan lintas etnis.
Sorotan publik tertuju pada anggota DPR RI, Musa Rajekshah. Di hadapan para tokoh agama dan masyarakat, ia menegaskan bahwa harmoni yang terbangun di Sumatera Utara merupakan modal sosial yang harus dijaga bersama.
Menurutnya, keberadaan vihara, masjid, dan rumah ibadah lainnya yang berdiri berdampingan di kawasan tersebut menjadi cerminan nyata toleransi yang hidup di tengah masyarakat.
“Ini bukti bahwa perbedaan tidak menjadi sekat, tetapi justru menguatkan persaudaraan,” ujarnya.
Mantan Wakil Gubernur Sumatera Utara itu menilai, stabilitas sosial merupakan fondasi penting bagi pembangunan daerah. Tanpa kebersamaan dan rasa saling percaya, kemajuan akan sulit dicapai. Ia pun berharap Tahun Kuda Api menjadi simbol semangat baru untuk terus berbuat bagi bangsa dan negara.

“ Gong Xi Fat Chai, Semoga di Tahun Kuda Api ini kita semua diberikan kesehatan, kesuksesan, serta kemampuan untuk terus berkontribusi,” kata Musa Rajekshah.
Turut hadir dalam perayaan tersebut Bupati Deli Serdang dr H Asri Ludin Tambunan, Bupati Simalungun Dr H Anton Achamad Saragih, Ketua Umum Pengurus Pusat Mapanbumi Maha Sesepuh Citrawira, Ketua Wilayah IV Mapanbumi Maha Pandita Dra Anna Monita, Tokoh Tionghoa Sumut sekaligus Ketua Harian Perhimpunan INTI Pusat Dr Indra Wahidin, Penasihat Maha Vihara Maitreya Ali Jhonson SH, Ketua Vihara Maitreya Medan Pdt Suwandi Rusli, serta Pembimas Buddha Kantor Wilayah Kementerian Agama Sumatera Utara Romo Sukasdi SE MM.
Kehadiran para kepala daerah, tokoh lintas agama, dan pemuka masyarakat itu mempertegas pesan utama perayaan: bahwa keberagaman adalah kekuatan.
Dari Deli Serdang, harmoni kembali ditegaskan sebagai pijakan bersama dalam merawat Indonesia yang majemuk.







