Salam, Angka Nol Hingga Takjil Gratis: Cara Pertamina Patra Niaga Jaga Layanan SPBU Selama Ramadhan

Bisnis, Edukasi, Headline, News167 Dilihat

MEDAN, WasantaraPos.com – Ramadhan tahun ini menjadi panggung evaluasi pelayanan bagi Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara.

 

Di lima provinsi yakni Provinsi Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, dan Kepulauan Riau dengan standar layanan di seluruh SPBU diperketat. Bukan hanya soal pasokan, tetapi juga soal sikap.

 

Manajemen regional menerapkan standar “10 Basic Service SPBU – Ramadhan Greeting” yang wajib dijalankan serentak. Operator diminta tak sekadar mengisi bahan bakar, melainkan menghadirkan rasa aman dan dihargai.

 

Seragam dan atribut harus lengkap. Stick cone dipasang setiap melayani kendaraan. Konsumen diingatkan mematikan mesin dan tidak merokok. Prosedur yang selama ini ada, kini diawasi lebih ketat.

READ  Ketika Rakyat dan TNI Bersatu, Mustahil Jadi Mungkin

 

“Ramadhan adalah momentum untuk menghadirkan pelayanan yang lebih tulus,” ujar Region Manager Retail Sales Sumbagut, I Gusti Bagus Suteja. Ia memastikan transparansi menjadi garis tebal dalam kebijakan ini.

 

Operator wajib menanyakan jenis BBM dan nominal pembelian, menunjukkan angka nol sebelum pengisian, lalu menyebutkan kembali jumlah liter serta nilai transaksi setelah selesai.

Praktik menunjukkan angka nol—yang kerap dianggap sepele—menjadi simbol kepercayaan. Di tengah meningkatnya mobilitas menjelang berbuka, potensi keluhan dan kesalahpahaman bisa muncul. Karena itu, setiap detail prosedur kini diminta dijalankan konsisten.

READ  PTPN IV PalmCo Buka Program Magang Nasional, Kesempatan bagi Lulusan Baru di Berbagai Daerah

 

Sedangkan untuk Metode pembayaran pun diperluas. Selain tunai, konsumen ditawari transaksi non-tunai melalui aplikasi MyPertamina, QRIS, maupun kartu perbankan. Setelah transaksi rampung, operator menutup layanan dengan ucapan terima kasih dan doa atau “Selamat Berpuasa”.

 

Di luar standar teknis, ada sentuhan simbolik. Menjelang waktu berbuka, sejumlah SPBU membagikan takjil gratis bagi pengendara yang masih di perjalanan. Program ini berlangsung sepanjang Ramadhan.

 

Sementara itu, Area Manager Communication, Relations & CSR Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw, menambahkan langkah pendekatan emosional menjadi fokus perusahaan. “Kami ingin memastikan setiap konsumen mendapatkan pengalaman layanan yang aman, nyaman, dan berkesan,” katanya.

READ  Satgas Kesehatan TMMD 128 Langkat Tangani Dua Warga Sakit di Desa Kelantan Luar, Gebang

 

Perusahaan juga mengklaim memastikan fasilitas pendukung mulai dari mushola, toilet, hingga area istirahat agar bisa dalam kondisi bersih dan layak. Di bulan ketika perjalanan kerap berpacu dengan azan magrib, fasilitas semacam itu kerap menjadi penentu kenyamanan.

Melalui penguatan standar layanan ini, Pertamina berupaya menjaga dua hal sekaligus: distribusi energi tetap lancar dan kepercayaan publik tetap terjaga. Ramadhan, bagi perusahaan pelat merah ini, bukan hanya soal lonjakan konsumsi, melainkan juga ujian konsistensi pelayanan.