Safari Ramadhan di Marelan, Rico Waas: Pemerintah Harus Hadir dan Mendengar Warga

MEDAN, WasantaraPos.com – Safari Ramadhan Pemerintah Kota (Pemko) Medan di Masjid Al Ikhwan, Jalan Young Panah Hijau, Kecamatan Medan Marelan, Kamis (26/2/2026), tak hanya menjadi agenda buka puasa bersama, di forum itu, pesan tentang arah kepemimpinan dan tanggung jawab pemerintahan kembali ditegaskan.

Walikota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas melalui Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Setda Kota Medan, Adlan, menyampaikan bahwa pemerintah tidak boleh sekadar hadir lewat kebijakan administratif.

“Pemerintah hadir tidak hanya dalam bentuk kebijakan, tetapi juga dalam sikap mendengar, memahami, dan merasakan denyut kehidupan warganya,” kata Adlan membacakan sambutan tertulis Walikota.

READ  Ribuan Pendamping Desa di Sumut Sampaikan Aspirasi ke DPR soal SK Pendamping Desa 2026

Dalam pesan itu, Rico menekankan bahwa kekuatan kota bukan semata diukur dari gedung-gedung tinggi atau angka pertumbuhan ekonomi.

Menurut dia, fondasi kota justru terletak pada kebersamaan dan partisipasi masyarakatnya.

Ia juga menyinggung makna Ramadhan sebagai momentum refleksi tentang keseimbangan antara hak dan kewajiban, kepentingan pribadi dan kepentingan bersama, serta kemajuan dan keadilan sosial. Nilai-nilai tersebut, ujar dia, seharusnya tercermin dalam praktik pemerintahan.

READ  Kunjungan Perdana Pangdam I/BB ke Yonarhanud 11/WBY, Tekankan Profesionalisme dan Disiplin Prajurit

Rico turut mengingatkan jajarannya bahwa jabatan adalah amanah. Setiap keputusan dan tindakan kepemimpinan, kata dia, bukan hanya dipertanggungjawabkan kepada masyarakat, tetapi juga di hadapan Allah SWT.

Dalam kegiatan itu, Pemko Medan menyalurkan hibah Rp50 juta untuk renovasi masjid dan bantuan sosial Rp10 juta. Selain itu, diserahkan pula akta pendirian koperasi masjid, satu unit gerobak usaha, 100 polybag bibit cabai, satu set tenis meja, rak buku dan buku bacaan, serta santunan kepada anak yatim piatu.

READ  Pangdam I/BB Tutup TMMD ke-126 TA 2025 Kodim 0204/DS di Serdang Bedagai

Sejumlah layanan publik juga dibuka di lokasi, seperti pemeriksaan kesehatan gratis, pelayanan administrasi kependudukan, dan pengurusan izin usaha.

Acara ditutup dengan tausiah Al-Ustadz Winda Kustiawan, dilanjutkan shalat magrib berjamaah dan buka puasa bersama.

Bagi Pemko Medan, Safari Ramadhan disebut sebagai ruang untuk memperkuat kedekatan dengan warga dan bukan sekadar agenda seremonial tahunan.