Atasi Keterbatasan Pembiayaan Pembangunan Daerah, Bobby Nasution Inisiasi Kolaborasi Bank Pembangunan Daerah se-Sumatera

Sumut314 Dilihat

MEDAN – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution menginisiasi kolaborasi antara bank-bank daerah yang ada di Pulau Sumatera. Tujuannya, untuk mengatasi keterbatasan anggaran daerah melakukan pembangunan.

Ada tiga sektor yang bisa dilakukan bersama antar-bank daerah di Sumatera, antara lain investasi terintegrasi, sindikasi pembiayaan regional, dan konsorsium CSR. Ketiga sektor ini kemudian digunakan untuk melakukan pembiayaan-pembiayaan program-program prioritas masing-masing provinsi.

“Tentu kita perlu mempererat hubungan dengan seluruh provinsi di Pulau Sumatera, karena ini butuh kolaborasi yang kuat, apalagi kita tahun tahun 2026 ada penyesuaian di Transfer ke Daerah, jadi kita perlu terus berinovasi agar pembangunan di daerah tetap berjalan maksimal,” kata Bobby Nasution saat menerima kunjungan Perwakilan Bank Indonesia (BI) Sumut, di Aula Tengku Rizal Nurdin, Jalan Sudirman Nomor 41, Medan, Kamis (20/11/2025).

READ  Jelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Wagub Sumut Minta OPD Laksanakan Instruksi Mendagri

Kolaborasi antar BPD ini juga akan membuat pendanaan sebuah program prioritas daerah akan lebih baik. Hanya saja, setiap daerah memiliki prioritas masing-masing, walau sebagian prioritas tersebut tidak jarang beririsan dengan provinsi lain.

“Di sinilah kita butuh kolaborasi yang kuat, kita dengan provinsi lain sama-sama merumuskan pembangunan apa yang kita lakukan bersama-sama, yang memberikan dampak besar pada perekonomian masyarakat, yang membantu Sumatera tumbuh lebih baik lagi,” kata Bobby Nasution.

READ  Gubernur Bobby Nasution Dinilai Mampu Wujudkan Kesetaraan Pendidikan di Sumut dengan Internet Gratis dan Perbaikan Sistem

Kepala Perwakilan BI Sumut Rudy Brando Hutabarat mengatakan, infrastruktur merupakan bagian penting dalam pembangunan Sumatera. Infrastruktur yang baik menurutnya akan mendorong banyak sektor ekonomi terutama industri dan pariwisata.

“Infrastrukur menurut kami salah satu yang akan memberikan dampak signifikan untuk pertumbuhan ekonomi, bisa menurunkan ICOR (Incremental Capital Output Ratio) karena di Sumatera ini masih cukup tinggi. Mudah-mudahan skema kolaborasi BPD ini cepat kita realisasikan,” kata Rudy.

READ  Punya Karir Birokrasi Moncer & Jejaring Sosial Mumpuni, Sulaiman Sosok Tepat Jadi Pj Sekda Provsu

Hadir pada kegiatan kali ini Asisten Perekonomian dan Pembangunan M Armand Effendy Pohan, Kabiro Perekonomian Poppy Marulita Hutagalungdan Kepala Bapelitbang Dikky Anugerah. Hadir juga jajaran Perwakilan BI Sumut, Kabid IKP Diskominfo Sumut Porman Mahulae dan OPD terkait lainnya. (Red)