Bunda Literasi Kabupaten Palas Ajak Masyarakat Tumbuhkan Budaya Literasi

Sumut296 Dilihat

Padanglawas. Ketua TP PKK  Kabupaten Padanglawas, Ny Mahzalena Putra Mahkota Alam yang juga Bunda Literasi mengajak, lingkungan satuan pendidikan  untuk menumbuhkan budaya literasi.

Budaya literasi diharapkan terus digalakkan lingkungan rumah tangga kepada anak usia dini sangat penting,sehingga benar -benar bisa melahirkan generasi emas di masa mendatang.

“Mari kita galakan budaya membaca ditengah masyarakat,baik para guru,siswa maupun orangtua,untuk terus memberikan  motivasi untuk memiliki wawasan menciptakan generasi inovatif,” kata Mahzalena, saat berkunjung ke SD Negeri 1402 Desa Hapung Kecamatan Ulu Sosa bersama Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip DAerah, Leli Ramayulis Siregar, Sabtu( 25/10/2025).

READ  Tinjau Pembangunan Jembatan, Wakil Bupati Langkat dan Dansatgas TMMD Susuri Pematang Sawah

Menurutnya, literasi harus dimulai dari rumah. Anak-anak yang terbiasa membaca akan memiliki wawasan luas yang mempersiapkan mereka untuk meraih cita-cita untuk kemajuan peningkatan sumber daya manusia(SDM).

Mahzalena menekankan, literasi sangat penting sebagai fondasi utama dalam membentuk karakter dan pola pikir anak sejak usia dini.

Karena, bukan hanya kemampuan membaca, menulis, dan berhitung, tetapi juga kemampuan memahami dan mengolah informasi,terangnya.

READ  KPK Ungkap Praktik Pengondisian Proyek Jalur KA Medan,

Kata Mahzalena, dengan literasi, anak-anak kita bisa tumbuh menjadi generasi yang percaya diri, kritis, dan kreatif.

Dalam kunjungan itu, Mahzalena melakukan dialog dengan siswa SD Negeri 1402 Desa Hapung sambil membuka buku yang dibawa perpustakaan keliling dari Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah.

Ia juga berpesan, para siswa maupun guru untuk membaca buku – buku yang ada di perpustakaan sekolah.

READ  Dana Kas Rp990 Miliar Tersimpan di Bank Sumut,  Pemprov Minta Penjelasan BI Soal "Dana Ngendap"

Termasuk membangun kerjasama dengan Dinas Perpustakaan untuk bisa mengakses membaca dan memanfaatkan buku buku yang ada di perpustakaan daerah.

(red/ibn)