Tinjau Pembangunan Jembatan, Wakil Bupati Langkat dan Dansatgas TMMD Susuri Pematang Sawah

Sumut123 Dilihat

LANGKAT, WasantaraPos.com — Usai pembukaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Tahun Anggaran 2026, Wakil Bupati Langkat Tiorita Br Surbakti bersama Dansatgas TMMD Letkol Inf Medwin Sangkakala meninjau pembangunan jembatan di Desa Rawa Badak, Kecamatan Gebang, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, Rabu (22/4/2026).

 

Peninjauan dilakukan dengan cara yang tidak biasa. Wakil bupati bersama Dansatgas dan rombongan harus mengendarai sepeda motor dinas Babinsa, menyusuri jalan sempit di pematang sawah di bawah terik matahari siang.

READ  Lantik 177 Pejabat Eselon III dan IV, Gubernur Sumut Bobby Nasution Ingatkan Jangan Tergoda Ikut yang tidak Benar

 

Langkah itu dilakukan demi memastikan langsung kondisi lapangan sekaligus mengecek kesiapan pembangunan jembatan yang menjadi salah satu sasaran fisik program TMMD.

 

Menurut Tiorita, peninjauan tersebut penting untuk memastikan program berjalan tepat sasaran dan sesuai perencanaan.

 

Sementara itu, Dansatgas TMMD ke-128 Kodim 0203/Langkat Letkol Inf Medwin Sangkakala menegaskan bahwa pengecekan lapangan menjadi bagian krusial sebelum pekerjaan dimaksimalkan.

READ  Hari Pertama Kejuaraan Atletik U18 & U20 Asia Tenggara di Sumut, Indonesia Tempati Posisi Kedua

 

“Peninjauan ini penting untuk memastikan kesiapan di lapangan, sehingga saat pelaksanaan TMMD berjalan, seluruh pekerjaan dapat dilakukan secara optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, program TMMD tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga memperkuat sinergi antara TNI dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan desa.

 

READ  Doa Habib Rotan di Mesjid Al Musannif Medan, Ikhtiar Spiritualitas di Tengah Kegelisahan Bangsa

Adapun pembangunan jembatan yang memiliki ukuran 6 meter x 4 meter tersebut kini telah mencapai progres sekitar 20 persen.

 

Saat ini, personel Satgas TMMD tengah melakukan penggalian pondasi, pemasangan cerucuk bambu sebagai dasar konstruksi, serta perakitan mal cor dan rangka besi.

 

Diharapkan, kehadiran jembatan ini nantinya dapat memperlancar akses masyarakat, khususnya dalam mendukung aktivitas ekonomi dan mobilitas warga di wilayah tersebut.