LANGKAT, WasantaraPos.com — Pagi itu, Lapangan Sepak Bola Pasar Rawa di Kecamatan Gebang tak sekadar menjadi tempat berkumpul. Ia berubah menjadi titik awal sebuah gerak bersama untuk membangun desa dari pinggiran.

Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 tahun 2026 resmi dibuka, Rabu (22/4/2026). Wakil Bupati Langkat Tiorita Br Surbakti memukul gong, menandai dimulainya rangkaian kegiatan yang akan berlangsung selama 30 hari ke depan.
Di sampingnya, Dandim 0203/Langkat Letkol Inf Medwin Sangkakala berdiri sebagai komandan satuan tugas.

Bersama ratusan personel gabungan, mereka membawa satu misi: menghadirkan perubahan yang bisa dirasakan langsung oleh warga.
Sebanyak 360 personel terlibat. Mereka datang dari berbagai unsur—TNI tiga matra, Polri, pemerintah daerah, organisasi masyarakat, hingga mahasiswa dan Pramuka. Di lapangan, sekat-sekat institusi melebur dalam satu tujuan.
Tak hanya pembangunan fisik, TMMD kali ini juga menyentuh kebutuhan dasar warga. Layanan kesehatan gratis digelar, mulai dari pemeriksaan tekanan darah, gula darah, hingga pengobatan umum.

Di sudut lain, bantuan sosial dibagikan, sementara anak-anak berisiko stunting menerima asupan gizi tambahan.
Penanaman 200 pohon menjadi simbol lain: bahwa pembangunan tak berhenti pada hari ini, tetapi juga menjaga masa depan.
Namun, inti dari TMMD tetap pada pembangunan infrastruktur. Jalan sepanjang 1,5 kilometer yang menghubungkan tiga dusun di Desa Pasar Rawa akan diperlebar dan diperkeras. Parit dibersihkan, jembatan dibangun, dan akses yang selama ini terbatas perlahan dibuka.
Empat rumah warga yang tak layak huni akan diperbaiki. Sumur bor dan fasilitas mandi disiapkan. Pos kamling didirikan. Hal-hal yang tampak sederhana, tetapi bagi warga, berarti perubahan besar dalam kehidupan sehari-hari.
Di luar itu, penyuluhan juga diberikan—mulai dari bela negara, wawasan kebangsaan, hingga bahaya narkoba. Ada pula edukasi tentang kesehatan, perikanan, dan peternakan, sebagai bekal jangka panjang bagi masyarakat.
Program TMMD ini juga membawa misi ketahanan pangan melalui pengelolaan lahan satu hektare, serta pemberian paket makanan tambahan bagi warga yang membutuhkan.
TMMD bukan sekadar proyek pembangunan. Ia adalah pertemuan antara negara dan warga di ruang yang paling nyata: desa. Di Pasar Rawa, langkah itu kini dimulai, pelan, tetapi pasti.





