Tentara Datang, Bawa Solusi Aman: Pos Kamling Berdiri di Pasar Rawa

LANGKAT, WasantaraPos.com — Bangunan kecil bercat hijau itu kini berdiri di tepi jalan Desa Pasar Rawa, Kecamatan Gebang, Kabupaten Langkat. Tidak mewah. Hanya sebuah pos kamling sederhana yang dibangun di tengah kawasan perkebunan dan permukiman warga.

Namun bagi masyarakat desa, bangunan itu menghadirkan rasa aman yang selama ini perlahan mulai hilang.

Melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Kodim 0203/Langkat, tentara bersama warga akhirnya merampungkan pembangunan pos kamling di Desa Pasar Rawa, Minggu, 11 Mei 2026.

READ  Deru Bomag Penantang Amblas Desa Pasar Rawa

Pembangunan pos kamling dilakukan secara gotong royong selama 19 hari. Personel Satgas TMMD dan warga bekerja bersama mulai dari pengangkutan material hingga penyelesaian bangunan.

Di desa pesisir itu, pos kamling bukan sekadar tempat ronda malam.

Bagi warga, keberadaannya menjadi pusat berkumpul masyarakat, tempat saling bertukar informasi, hingga simbol kepedulian terhadap keamanan lingkungan yang mulai jarang terlihat.

Di tengah kehidupan masyarakat yang terus berubah, budaya ronda malam perlahan memudar. Padahal bagi warga Pasar Rawa, menjaga keamanan kampung tetap menjadi kebutuhan penting.

READ  Di Aula Desa Pasar Rawa, Tentara Bicara Pancasila dan Bela Negara

Sementara itu, Dansatgas TMMD ke-128 Letkol Inf Medwin Sangkakala mengatakan pembangunan pos kamling bertujuan menciptakan situasi lingkungan yang lebih aman sekaligus mempererat hubungan sosial masyarakat.

Pos kamling yang dibangun tidak hanya berfungsi sebagai tempat jaga, tetapi juga tempat berkumpul dan berkoordinasi warga.

“Program ini diharapkan mampu menciptakan kehidupan warga makin aman, harmonis, serta menumbuhkan semangat gotong royong,” ujar Medwin.

READ  Sumur Bor TMMD Langkat, Akses Air Bersih Dipercepat untuk Warga Gebang

Selain pembangunan pos kamling, Satgas TMMD juga mengerjakan pembangunan jalan, jembatan, fasilitas MCK, sumur bor, gorong-gorong, hingga rehabilitasi rumah tidak layak huni.

Namun di tengah banyaknya pembangunan fisik tersebut, pos kamling menghadirkan sesuatu yang lebih sederhana sekaligus penting: ruang bagi warga untuk kembali merasa aman dan menjaga kampungnya bersama-sama.