Argo Bromo Anggrek dan KRL Bekasi Bertabrakan di Stasiun Bekasi Timur, Penumpang Dievakuasi

Headline, Nasional, News, Viral391 Dilihat

BEKASI, WasantaraPos.com — Malam di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4/2026), mendadak berubah menjadi kepanikan ketika Kereta Api Argo Bromo Anggrek bertabrakan dengan Kereta Rel Listrik (KRL) rute Bekasi–Jakarta.

Insiden terjadi sekitar pukul 21.51 WIB di area stasiun yang saat itu masih dipadati penumpang.

Benturan dua rangkaian kereta tersebut membuat sejumlah penumpang KRL terkejut dan berhamburan.

Di lokasi, petugas gabungan dari pemadam kebakaran dan tim rescue segera melakukan evakuasi.

READ  Diganjar Kerja Keras Tanpa Libur, 5 Unit Rumah RTLH TMMD 128 Pasar Rawa Rampung 100 Persen

Beberapa korban luka langsung dibawa ke ambulans yang telah bersiaga di sekitar area parkir stasiun.

Suasana di lokasi sempat kacau. Polisi tampak berjaga sambil mengatur arus evakuasi dan memastikan jalur sekitar stasiun tetap terkendali.

Sejumlah penumpang terlihat ditandu keluar dari gerbong dalam kondisi terluka.

Salah satu penumpang perempuan dilaporkan terjepit di dalam gerbong akibat kuatnya benturan, setelah rangkaian KA jarak jauh diduga masuk hingga ke area gerbong KRL wanita.

READ  Pemerintah Tetapkan Idul Fitri 1447 H Jatuh pada 21 Maret 2026

Hingga kini, penyebab pasti insiden belum diketahui. Petugas masih melakukan pemeriksaan di lokasi kejadian untuk memastikan kronologi tabrakan tersebut.

VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda, membenarkan adanya kejadian itu dan menyebut pihaknya masih melakukan penanganan.

“Saat ini kami masih melakukan penanganan kondisi di lokasi,” ujar Karina singkat.

KAI Commuter menyatakan akan segera menyampaikan keterangan resmi terkait insiden tersebut.

READ  Sinergi Tiga Pilar di Pasar Rawa: Menutup TMMD, Mengukir Jejak Bakti di Langkat

Sementara itu, KAI Daop I Jakarta hingga malam ini belum memberikan penjelasan lebih lanjut.

Peristiwa ini sontak menjadi perhatian warga sekitar dan penumpang yang berada di stasiun, mengingat kedua rangkaian kereta sama-sama tengah beroperasi saat kejadian berlangsung.