Dikebut di Bawah Terik, Rumah Warga Pasar Rawa Disulap Satgas TMMD 128

LANGKAT, WasantaraPos.com — Matahari menggigit di Desa Pasar Rawa, Kecamatan Gebang. Namun di sebuah sudut kampung, peluh justru jadi bahan bakar. Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 tak berjalan pelan. Ia dipacu dan hasilnya mulai terlihat.

 

Rumah tak layak huni milik warga kini berubah rupa. Pondasi ditancapkan, dinding mulai naik. Tak lagi sekadar rencana, tapi kerja nyata yang beranjak hari demi hari.

READ  Misi "Jalan Kaki" Dandim Baru: Antara Teguran Keras dan Hangatnya Panti Asuhan

 

Satgas TMMD 128 Kodim 0203/Langkat tak bergerak sendiri. Warga ikut turun. Ada yang mengaduk semen, mengangkat pasir, hingga merapikan material. Gotong royong di sini bukan jargon. Ia bekerja, berkeringat, dan nyata.

 

Tak ada keluhan, meski panas menekan. Tak ada jeda panjang, meski tenaga terkuras. Yang ada hanya satu irama: menuntaskan.

 

Sejak awal pengerjaan, denyut kebersamaan terasa kuat. TNI dan warga menyatu dalam kerja. Bukan sekadar membangun rumah, tapi merangkai ulang rasa saling percaya.

READ  Jenderal Ideologi Turun ke Lapangan, Debu dan Panas Sambut Tim Wasev di Gebang

 

Tahap pondasi menjadi titik krusial. Dari sinilah percepatan dimulai. Setiap lapis yang tersusun menjadi penanda: program ini tak berhenti di seremoni.

 

Pasiter TMMD Kapten Inf Supriadi, mewakili Dansatgas Letkol Inf Medwin Sangkakala, menyebut partisipasi warga sebagai kunci.

 

“Kalau masyarakat ikut bergerak, pekerjaan jadi ringan. Tapi yang lebih penting, kebersamaan itu yang tumbuh,” ujarnya.

READ  Detik-Detik Terakhir Sepatu Lars di Pasar Rawa

 

TMMD ke-128 di Pasar Rawa bukan hanya soal memperbaiki bangunan rapuh. Ia memperbaiki jarak—antara aparat dan rakyat, antara harapan dan kenyataan.

 

Di bawah matahari yang tak bersahabat, sebuah rumah sedang dibangun. Tapi yang sesungguhnya berdiri, adalah rasa kebersamaan yang lama dicari.