Diplomasi Seragam di Medan: Mengunci Sinergi Arhanud dan Bea Cukai

MEDAN, WasantaraPos.com – Ada pesan tersirat di balik hangatnya jabat tangan di Kantor Bea Cukai Medan Polonia, Senin pagi, 8 Juni 2026. Komandan Resimen Arhanud 1 Pasgat, Kolonel Pas Rudi Hasiholan Aritonang, tidak datang sendirian.

Ia membawa serta para perwira terbaiknya ke markas otoritas kepabeanan itu. Bukan sekadar rutinitas birokrasi, kunjungan ini adalah langkah taktis untuk merajut koordinasi di tengah kompleksitas tantangan keamanan wilayah.

READ  Naik Motor Susuri Pematang, Wakil Bupati Langkat Tinjau Jembatan TMMD 128 yang Dinanti Warga

​Kepala KPPBC Tipe Madya Pabean B Medan Polonia, Dede Mulyana, menyambut langsung rombongan.

Di ruang pertemuan, suasana yang tadinya kaku mencair menjadi perbincangan strategis. Musliadi, Kepala Seksi Penindakan dan Penyidikan, serta Kepala Subbagian Umum Kurnia Hidayat, tampak terlibat intens dalam diskusi bersama para perwira Arhanud.

​Bagi Rudi, Medan adalah palagan yang menuntut kolaborasi tanpa sekat. Dalam obrolan yang mengalir di sela-sela silaturahmi, kedua instansi ini tampak sedang menyelaraskan frekuensi.

READ  Membawa Air ke Pandan: Misi Sosial TNI AD di Biara San Damiano

Mereka memahami bahwa tugas menjaga kepentingan nasional tidak bisa dilakukan dalam silos, kotak-kotak instansi yang terpisah.

​”Sinergitas ini bukan pilihan, tapi keharusan,” ujar salah satu perwira yang hadir, merujuk pada pentingnya kesiapan aparat militer dan ketajaman pengawasan kepabeanan dalam mengantisipasi dinamika di lapangan.

​Pertukaran cendera mata di akhir pertemuan bukan sekadar simbol etiket, melainkan penegasan komitmen. Di atas kertas, ini adalah kunjungan silaturahmi.

READ  Indonesia Amankan 150 Juta Barel Minyak Rusia, Hashim Djojohadikusumo: Hasil Lobi Langsung Prabowo Subianto ke Vladimir Putin

Namun, di lapangan, ini adalah sinyal bahwa Resimen Arhanud 1 Pasgat dan Bea Cukai Medan kini berada dalam satu garis koordinasi yang lebih solid. Sebuah langkah kecil yang krusial untuk mengunci stabilitas di ibu kota Sumatera Utara tersebut.

Sumber : ​Resimen Arhanud 1 Pasgat