SERAGAM DAN KEPERCAYAAN

Pangdam I/BB Hendy Antariksa mengingatkan prajurit Kodim 0208/Asahan agar menjaga nama baik TNI dan hadir memberi manfaat bagi rakyat.

ASAHAN, wasantarapos.com— Seragam bukan sekadar pakaian dinas. Di baliknya melekat nama institusi, kehormatan, sekaligus kepercayaan rakyat.

Pesan itu disampaikan Pangdam I/Bukit Barisan Mayjen TNI Hendy Antariksa saat meresmikan Masjid Al-Ikhlas Kodim 0208/Asahan, Senin, 10 Agustus 2026.

Di hadapan keluarga besar Kodim 0208/Asahan, Hendy meminta prajurit menjaga profesionalisme dan perilaku, termasuk ketika menggunakan media sosial.

“Kita harus menjaga nama baik bangsa Indonesia dan TNI AD. Berbuatlah baik, jangan menyakiti hati orang lain,” ujar Hendy.

READ  Indonesia Amankan 150 Juta Barel Minyak Rusia, Hashim Djojohadikusumo: Hasil Lobi Langsung Prabowo Subianto ke Vladimir Putin

Bagi Hendy, pengabdian prajurit tidak berhenti di lingkungan markas. Dandim dan Babinsa justru dituntut hadir di tengah masyarakat. Mereka menjadi wajah TNI yang berhadapan langsung dengan warga setiap hari.

Karena itu, setiap tindakan prajurit ikut menentukan seberapa besar kepercayaan masyarakat kepada TNI.

“Keberhasilan yang kita dapat merupakan kebaikan yang kita lakukan kepada orang lain,” katanya.

READ  Sumur Bor TMMD 128 Rampung, Akses Air Bersih Warga Pasar Rawa Meningkat

Kunjungan kerja Hendy ke Kodim 0208/Asahan diawali laporan Dandim Letkol Inf Edy Syahputra, S.H., M.I.P., dilanjutkan penghormatan jajar kehormatan, penanaman pohon, foto bersama, dan penandatanganan mural bergambar Presiden RI.

Sebelum meresmikan Masjid Al-Ikhlas dengan pemotongan pita, Pangdam bersama rombongan menyerahkan tali asih kepada anak-anak panti asuhan.

Setelah memberikan pengarahan, Hendy menyerahkan cinderamata dan hadiah kepada anak-anak prajurit serta personel Kodim 0208/Asahan yang berprestasi. Ia kemudian meninjau kantor serta sejumlah sarana dan prasarana satuan.
Masjid telah berdiri.

READ  TMMD 128 Gebang Maju Selangkah: Dari Pembangunan Fisik ke Kedekatan Sosial di Warung Kopi

Namun pesan Pangdam menyasar sesuatu yang lebih besar daripada bangunan itu: kepercayaan rakyat.
Sebab ketika seragam dikenakan, yang dibawa bukan hanya pangkat dan jabatan. Ada nama besar TNI yang ikut dipertaruhkan.