Di Kebun Teh Sidamanik! Ijeck Sabet Mahkota Juara Sumatera Utara Rally 2026 Usai Drama Sengit 12 SS

Seri ke-3 FIA Asia Pacific Rally Championship & putaran ke-4 Kejurnas IMI

Headline, News, Olahraga, Sport163 Dilihat

SIMALUNGUN, wasantarapos.com— Deru mesin mobil-mobil reli kelas dunia memecah keheningan hamparan hijau kebun teh Sidamanik, PTPN IV Regional II, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara.

Aksi adu kecepatan yang memacu adrenalin ini tersaji dalam ajang Sumatera Utara Rally 2026, yang juga berstatus sebagai seri ke-3 FIA Asia Pacific Rally Championship (APRC) dan putaran ke-4 Kejurnas IMI.

​Sejak tikungan pertama Special Stage (SS) 1 pada Sabtu pagi (8/8) hingga garis akhir SS.12 pada Minggu siang (9/8), persaingan berjalan sengit. Dari 45 pereli yang menggebrak garis start, hanya 31 pebalap yang mampu bertahan hingga garis akhir.

​Konsistensi Membawa Mahkota

​Di tengah ketatnya persaingan lintasan sempit yang menantang, pereli kawakan tuan rumah, Musa Rajekshah (Ijeck), tampil sebagai bintang utama. Mengemudikan Skoda Fabia RS Rally2 bersama navigator andalannya asal Banten, Hervian Soejono di bawah bendera BLA BLA BLA MOTORSPORT, Ijeck menunjukkan kelasnya.

READ  Jembatan Disetujui, Tapi Warga Masih Dipaksa Bertaruh Nyawa

​Konsistensi ritme dan penguasaan medan yang matang menjadi kunci utama. Ijeck tampil stabil dengan mengamankan posisi kedua pada SS.1 hingga SS.4 serta SS.6, sempat mencicipi posisi ketiga di SS.5 dan SS.8–SS.12, serta merajai podium teratas pada SS.7.

​Tanpa gangguan berarti pada kendaraannya, Ijeck akhirnya mengunci gelar juara umum dengan catatan waktu total 2 jam 21 menit 02,8 detik.

​Drama dan Nasib Sial di Lintasan “Tricky”

​Posisi kedua ditempati oleh pasangan tangguh asal Kalimantan Timur dan DKI, Ryan Nirwan/Adi Indiarto dari TOYOTA GAZOO RACING INDONESIA. Mengandalkan Toyota GR Yaris Rally2, duet ini sejatinya tampil superior dengan mendominasi posisi teratas di sembilan SS.

​Namun, asa merebut juara kandas akibat insiden overshoot sejauh 2,5 kilometer dari start di SS.7 yang memaksa mereka berjibaku mengganti ban dan kehilangan waktu hingga enam menit. Meski sempat membalas dengan menduduki posisi kedua di SS.10 dan SS.11, mereka harus puas finis di posisi kedua, terpaut 1 menit 25,5 detik di belakang Ijeck.

READ  Satgas TMMD 128 Latih Disiplin Murid SD Lewat Peraturan Baris Berbaris di Langkat

​Sementara itu, podium ketiga direbut oleh pereli Kalimantan Selatan, M. Kholilul Rahman yang berpasangan dengan Tri Arjuna dari Sumatera Utara. Membesut Ford Fiesta Rally3 dari tim MAB HRVRT, mereka membukukan waktu 2 jam 30 menit 36,9 detik.

​Drama turut mewarnai pejuang podium lainnya, Aldio Oekon/Respati Adhi dari DMO GARAGE. Mengemudikan Hyundai i20 N Rally2, mobil mereka sempat terbalik di SS.2 dan membuat mereka absen di SS.3. Kendati demikian, sisa perlombaan disapu bersih dengan selalu berada di tiga besar setiap SS, mengantar mereka finish di posisi keempat dengan catatan waktu 2 jam 31 menit 27,3 detik.

READ  Koordinator Wartawan DPRD Medan Gelar Turnamen DAM BATU Memeriahkan Hari Sumpah Pemuda

​Di barisan internasional, pereli asal India Jeet Jhabakh/Musa Sherif (Ford Fiesta Rally4) mengamankan posisi kelima FIA APRC seri ketiga ini. Nasib kurang beruntung dialami pereli Spanyol, Edgar Lopez/Fatima Teijeiro, yang harus rela retired bersama Proton Satria Neo mereka.

​Lapangan Sarimatondang Tumpah Ruah

​Situs lintasan Tobasari A terbukti menjadi momok paling menakutkan akhir pekan ini. Karakteristik jalur kebun teh yang sempit, kontur menantang, serta tikungan tajam menjebak memaksa sembilan pereli—lima di hari pertama dan empat di hari kedua—gagal finis.

​Meski demikian, cuaca bersahabat sepanjang lomba menjadikan kejuaraan ini tontonan kolosal yang memukau ribuan warga sekitar. Kemeriahan memuncak di Lapangan Sarimatondang, Sidamanik, tempat digelarnya upacara penyerahan piala pada Minggu sore pukul 15.45 WIB, menandai tuntasnya pesta reli paling bergengsi di tanah Sumatera ini.