Saat Ulang Tahun Ke-68 Korem 023/KS, Kolonel Inf Iwan Budiarso & Ibu Persit Membawa Harapan ke Panti

News83 Dilihat

SIBOLGA, wasantarapos.com— Tak ada panggung besar. Tak ada deretan kursi untuk seremoni. Pada Senin, 10 Agustus 2026, rombongan Korem 023/Kawal Samudera (KS) justru memilih mendatangi panti asuhan.

Di tempat itu, perayaan HUT ke-68 Komando Resort Militer (Korem) 023/KS dan menjelang HUT ke-81 Kemerdekaan RI menemukan bentuknya yang lebih sederhana: berbagi dengan anak-anak yang mungkin tak banyak mengenal gegap gempita sebuah perayaan militer.

Danrem 023/KS Kolonel Inf Iwan Budiarso datang bersama Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Koocabrem 023 PD I/Bukit Barisan Ny. Miya Iwan Budiarso.

READ  Bobby Nasution Ajak Jamaah Doakan Sumut: Bebas Bencana, Lepas dari Jerat Narkoba

Kehadiran mereka disambut anak-anak panti dengan antusias. Bagi Korem, anjangsana itu bukan sekadar agenda tambahan dalam daftar kegiatan ulang tahun. Kunjungan tersebut disebut sebagai bentuk rasa syukur sekaligus upaya mendekatkan institusi TNI dengan masyarakat.

“Kami ingin berbagi kebahagiaan bersama anak-anak di panti asuhan ini,” kata Iwan.

Namun ada pesan lain yang dibawa Danrem. Bukan hanya bantuan, melainkan dorongan agar anak-anak panti tidak menjadikan keadaan sebagai alasan untuk berhenti bermimpi.

“Kalian adalah generasi penerus bangsa. Teruslah belajar, berdoa, dan berusaha. Jangan pernah merasa kecil hati,” ujarnya.

Iwan meminta mereka percaya bahwa masa depan dapat dibentuk melalui kerja keras, disiplin, dan doa.
Pesan itu terdengar sederhana.

READ  Mendag : Bulog & ID Food Jadi Distribusi Minyakita

Tetapi bagi anak-anak yang tumbuh tanpa kehadiran orang tua secara penuh, perhatian semacam itu bisa berarti lebih dari sekadar kata-kata.

Suasana pun mencair. Percakapan berlangsung dalam suasana kekeluargaan. Anak-anak menyambut rombongan dengan wajah ceria.

Jarak antara seragam loreng dan ruang panti seolah menghilang sejenak.
Pengurus panti mengapresiasi kunjungan tersebut. Menurut dia, Korem 023/KS bukan kali pertama memberikan perhatian kepada panti.

“Bantuan ini sangat berarti bagi anak-anak kami. Semoga di usia ke-68 tahun, Korem semakin jaya dan selalu dekat dengan masyarakat,” ujarnya.

READ  Uji Kumur Brigjen Yanto: Air Bersih untuk Langkat

Perayaan ulang tahun Korem akhirnya tidak berhenti pada angka 68. Ada pesan yang hendak disampaikan melalui kunjungan itu: ukuran sebuah institusi bukan hanya usia, sejarah, atau banyaknya seremoni yang digelar.
Ia juga bisa dilihat dari seberapa jauh kehadirannya dirasakan oleh masyarakat.

Dan pada Senin itu, di sebuah panti asuhan di Sibolga, Korem 023/KS memilih merayakan hari jadinya dengan cara yang sederhana, datang, mendengar, berbagi, lalu meninggalkan harapan.