Atap Seng Berderak di Gomo: Visi Presiden Prabowo dan Tangan Dingin TNI Ubah Wajah Nias Selatan

Headline, Kodam I/BB59 Dilihat

NIAS SELATAN — Di bawah langit Desa Sifaoroasi Gomo, Kecamatan Gomo, deru palu beradu dengan gelak tawa menggema dari sepetak tanah milik Arianto Telaumbanua, Minggu (26/7/2026).

Di tempat ini, komitmen besar Istana untuk merangkkaikan keadilan sosial hingga ke pelosok negeri diterjemahkan secara nyata oleh tangan-tangan sigap para prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI).

​Pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) berukuran 6×6 meter itu kini telah menapaki angka krusial. Progres fisiknya menyentuh 85 persen, dengan hari itu dikonsentrasikan pada satu misi penting: pemasangan atap seng.

Bagi Arianto dan keluarganya, deru gotong royong ini adalah babak baru penantian panjang menuju hunian yang aman, berkat sinergi kebijakan negara dan kesigapan militer.

READ  Jembatan Gebang: Menyambung Asa yang Lama Terputus di Pesisir Langkat

Eksekusi Nyata Visi Presiden Prabowo di Pelosok Negeri

​Program Bakti TNI yang mengalir hingga ke jantung Nias Selatan ini bukanlah sekadar proyek infrastruktur biasa. Ini adalah manifestasi langsung dari visi besar Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang menempatkan percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat akar rumput sebagai prioritas utama negara.

​Ketika kebijakan pusat diterjemahkan ke lapangan, TNI Angkatan Darat hadir sebagai garda terdepan. Kolaborasi lintas satuan yang melibatkan personel Yonzipur 1/DD, Yonif TP 903, Yonif TP 905, dan Koramil 11/Gomo membuktikan bahwa komitmen pemerintah pusat dieksekusi dengan disiplin, kecepatan, dan ketulusan tanpa batas di tangan para prajurit.

READ  Memoar dari Tanah Nganjuk: Prabowo dan Museum Perjuangan Marsinah

Kemanunggalan TNI dan Rakyat: Menembus Batas Kesulitan

​Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) I/Bukit Barisan, Kolonel Inf Sandy, S.I.P., menegaskan bahwa kehadiran TNI melalui program ini adalah bentuk dukungan penuh terhadap arah kebijakan Presiden Prabowo Subianto dalam mendorong pemerataan hingga ke daerah terluar.

​Bagi TNI, pembangunan RTLH ini melampaui urusan fisik bangunan semata; ini adalah instrumen negara untuk mengatasi kesulitan warga dan mendongkrak kualitas hidup warga di pelosok.

READ  Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Roy Suryo CS Ditetapkan Tersangka

​”Dengan progres yang telah mencapai 85 persen, kami optimistis pembangunan rumah ini segera rampung sehingga dapat segera dihuni oleh Bapak Arianto Telaumbanua beserta keluarganya,” ujar Kolonel Inf Sandy.

​Di Gomo, barisan seragam loreng dan warga yang bahu-membahu merajut atap seng mengirimkan pesan yang kuat: ketika visi kepemimpinan nasional bersatu padu dengan dedikasi total TNI, negara benar-benar hadir memeluk rakyatnya di beranda-beranda terjauh Republik ini.