Dikebut Tanpa Ampun, Plat Deker TMMD Gebang Jadi Penentu Nasib Akses Desa

LANGKAT, WasantaraPos.com — Tak ada waktu menunggu. Di Desa Pasar Rawa, Kecamatan Gebang, pembangunan plat deker dalam program TMMD ke-128 dipacu habis-habisan. Pondasi dikejar, tiga titik digarap serentak dan seolah berlomba dengan musim hujan yang bisa datang kapan saja.

Sejak Kamis, 30 April 2026, personel Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Kodim 0203/Langkat turun penuh. TNI lintas matra, polisi, dan warga melebur di satu ritme kerja: mengaduk semen, mengangkat batu, menyusun pondasi. Tak ada yang berdiri di pinggir.

READ  TMMD 128 Lanjutkan Pengeboran Sumur Bor, Penuhi Kebutuhan Air Bersih Warga

Yang dibangun memang “hanya” plat deker, gorong-gorong kecil di bawah badan jalan. Tapi di desa ini, justru di situlah persoalan besar bertumpu. Tanpa itu, jalan mudah amblas, air meluap, akses terputus. Distribusi hasil tani tersendat, biaya membengkak, waktu terbuang.

Karena itu, proyek ini tak bisa setengah hati. Setiap lapisan pondasi menjadi taruhan: kuat atau kembali rusak saat hujan pertama mengguyur.

READ  Tradisi Pedang Pora Tandai Sertijab Dandim 0201/Medan

Komandan Satgas, Letkol Inf Medwin Sangkakala, tak menutup-nutupi urgensinya. Jalan antar dusun yang dulu sulit dilalui harus segera dibuka. Bukan hanya untuk mobilitas warga, tapi juga untuk memastikan hasil pertanian tak lagi terjebak di kampung sendiri.

Di lapangan, gotong royong bukan slogan. Warga ikut menggali, mengangkut, hingga memastikan coran mengeras sempurna. Ini kerja kolektif, karena yang dipertaruhkan juga kepentingan bersama.

READ  Dari Jalan Tanah ke Akses Utama: TMMD 128 Ubah Wajah Pasar Rawa

Namun satu pertanyaan tetap mengintai: apakah infrastruktur ini cukup tangguh menghadapi siklus lama, hujan, banjir, dan kerusakan berulang?

Di Pasar Rawa, jawabannya sedang dicor hari ini. Jika berhasil, plat deker itu bukan sekadar bangunan, melainkan garis tipis antara desa yang terhubung dan desa yang kembali terisolasi.