Dikejar Waktu dan Terik Matahari, Satgas TMMD di Gebang Kebut 20 Sasaran Pembangunan

LANGKAT, WasantaraPos.com — Terik matahari siang menyengat lokasi TMMD di Kecamatan Gebang, Kabupaten Langkat. Debu jalan beterbangan, suara mesin molen meraung, sementara personel Satgas TMMD ke-128 Kodim 0203/Langkat masih terlihat sibuk bekerja di sejumlah titik pembangunan.

Tak ada kegiatan yang benar-benar berhenti di lokasi itu.

Di Desa Pasar Rawa dan Kelantan Luar, para prajurit bersama warga sedang berpacu dengan waktu menuntaskan 20 sasaran fisik program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD).

Sebagian pekerjaan sudah rampung sepenuhnya. Namun sisanya masih terus dikebut agar selesai sesuai target.

READ  Desakan Pergantian Direksi Bank Sumut Menggelora, Muhri Fauzi Hafiz Sampaikan Alasannya

Pembangunan yang dikerjakan mencakup jalan desa, jembatan, rumah tidak layak huni (RTLH), hingga sumur bor yang menjadi kebutuhan mendasar masyarakat.

Setiap hari, personel Satgas harus menghadapi medan pekerjaan dan cuaca panas yang menguras tenaga. Di satu titik, prajurit terlihat meratakan badan jalan. Di titik lain, warga membantu mengangkat material pembangunan rumah dan fasilitas umum.

Suasana gotong royong menjadi pemandangan yang hampir tak terpisahkan selama TMMD berlangsung. Seragam loreng bercampur dengan pakaian warga desa yang ikut membantu pekerjaan tanpa mengenal jam.

READ  dr Indra Wahidin Dorong INTI Tampil Strategis, Gandeng Hashim Perkuat Kolaborasi Nasional

Bagi masyarakat setempat, pembangunan itu bukan sekadar proyek tahunan. Jalan yang lebih baik berarti hasil panen lebih mudah dibawa keluar desa. Sumur bor berarti air bersih lebih dekat dijangkau. Rumah layak huni menjadi harapan baru bagi keluarga penerima bantuan.

Dansatgas TMMD ke-128 Letkol Inf Medwin Sangkakala melalui Pasiter Kapten Inf Supriadi mengatakan seluruh pekerjaan terus dipercepat agar manfaatnya segera dirasakan masyarakat.

READ  Rumahnya Nyaris Roboh, Kini Irwansyah Bisa Tidur Tenang: “Terima Kasih Pak Tentara”

“Pekerjaan terus kami kebut bersama warga agar selesai tepat waktu. Kami berharap hasil pembangunan ini nantinya benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Supriadi.

Di Gebang, TMMD akhirnya bukan hanya soal pembangunan fisik yang hampir selesai.

Di tengah panas matahari dan pekerjaan yang terus dikejar, program itu juga memperlihatkan satu hal yang mulai jarang ditemukan: kebersamaan antara aparat dan warga yang bekerja bersama demi perubahan di desa mereka.