Goresan Kuas Kuning di Pasar Rawa: Kisah Keringat Prajurit dan Harapan Baru Warga Pesisir

LANGKAT, WasantaraPos.com – Di bawah langit pesisir Kecamatan Gebang yang sedikit berawan, aroma cat menguar menggantikan deru mesin adukan semen.

Beberapa prajurit TNI berkaus loreng dan bersepatu bot hitam tampak telaten mengayunkan kuas, menyapu dinding jembatan beton yang semula abu-abu kusam menjadi kelir kuning terang dan putih bersih.

​Aktivitas pada Jumat (15/5/2026) itu bukan sekadar kerja fisik biasa. Di sana ada tetesan keringat para prajurit TNI, personel Polri, dan warga Desa Pasar Rawa yang setiap hari bahu-bahu membahu membangun asa.

READ  Memoar dari Tanah Nganjuk: Prabowo dan Museum Perjuangan Marsinah

Bagi warga setempat, goresan warna kuning di dinding jembatan baru itu adalah simbol fajar baru, sebuah transformasi dari titian kayu rapuh yang dulu selalu mencemaskan saat dilewati.

​Pemandangan di lokasi memperlihatkan kebersamaan yang hangat tanpa sekat. Warga berdiri di ujung jembatan, menyaksikan dengan penuh rasa syukur hasil gotong royong yang kini terwujud nyata.

READ  Senyum di Balik Stetoskop Tabib Loreng: Aksi Door to Door di Pesisir Langkat

Jembatan TMMD 128 ini tidak hanya sukses menyatukan dua daratan yang terpisah, tetapi juga mengikat erat kepercayaan masyarakat bahwa kesejahteraan bisa lahir dari ketulusan kerja sama.