Ketua Poktan di Gebang Ini Akhirnya Rasakan Jalan Layak Setelah 41 Tahun Menunggu

LANGKAT, WasantaraPos.com — Selama puluhan tahun, Hairul (78), Ketua Kelompok Tani (Poktan) Karya Tani Desa Pasar Rawa, Kecamatan Gebang, Kabupaten Langkat, harus menghadapi jalan rusak setiap kali membawa hasil pertanian keluar desa.

Jalan berlumpur dan sulit dilalui menjadi persoalan lama yang membebani aktivitas petani di kawasan pesisir itu.

Kini, setelah 41 tahun menunggu, harapan yang selama ini hanya menjadi pembicaraan warga mulai terwujud.

Melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Kodim 0203/Langkat, jalan sepanjang 1.500 meter yang menghubungkan Dusun I, II, dan III Desa Pasar Rawa mulai diperlebar dan diperkeras.

READ  Sinergi TNI–Polri di TMMD 128 Gebang: Bangun Keakraban, Perkuat Silaturahmi di Tengah Warga

“Sejak saya tinggal di sini tahun 1985, baru kali ini jalan diperbaiki serius seperti ini,” kata Hairul, Selasa, 12 Mei 2026.

Sebagai Ketua Poktan Karya Tani, Hairul mengaku memahami betul sulitnya kehidupan petani akibat minimnya infrastruktur.

Saat musim hujan, kendaraan pengangkut hasil panen sering kesulitan melintas. Kondisi itu membuat distribusi hasil pertanian menjadi lambat dan biaya angkut meningkat.

Menurut dia, pembangunan jalan akan sangat membantu kehidupan petani di Desa Pasar Rawa yang mayoritas menggantungkan penghasilan dari sektor pertanian.

READ  Tembok Hijau di Pasar Rawa: Saat Tentara dan Warga Patungan Membeli Rasa Aman

“Kalau jalan bagus, hasil panen lebih mudah dibawa keluar. Kami sebagai petani tentu sangat terbantu,” ujarnya.

Tak hanya pembangunan jalan, program TMMD juga menghadirkan sumur bor air bersih dan renovasi rumah warga kurang mampu. Bagi masyarakat pesisir Gebang, kebutuhan air bersih selama ini juga menjadi persoalan mendasar.

Hairul menilai kehadiran TNI di tengah masyarakat membawa dampak nyata yang langsung dirasakan warga desa.

READ  41 Tahun Menunggu Jalan Bagus, Warga Gebang: Baru Kali Ini Tentara Datang Membawa Perubahan

“Yang paling penting bagi kami air bersih dan jalan. Kami bangga karena tentara peduli dengan rakyat kecil,” katanya.

Program TMMD merupakan bagian dari Operasi Militer Selain Perang (OMSP) TNI untuk membantu pemerintah mempercepat pembangunan wilayah pedesaan, termasuk membuka akses daerah yang selama ini tertinggal dari pembangunan infrastruktur.

Saat ini proses pengerasan jalan masih berlangsung. Namun sebagian ruas sudah mulai dimanfaatkan warga untuk mendukung aktivitas pertanian dan mobilitas sehari-hari.