KSP dan Perhimpunan INTI: Membangun Sinergi Strategis Menuju Indonesia Emas 2045

Headline, INTI, Nasional, News148 Dilihat

JAKARTA, Wasantarapos.com – Kantor Staf Kepresidenan (KSP) terus mengonsolidasikan elemen masyarakat untuk memperkuat ketahanan dan agenda pembangunan nasional. Pada Kamis (16/7/2026),

Kepala Staf Kepresidenan, Jenderal (Purn.) Prof. Dr. Dudung Abdurachman, menerima audiensi pengurus pusat Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) di Gedung Bina Graha, Jakarta.

​Pertemuan ini bukan sekadar kunjungan formal, melainkan langkah strategis pemerintah dalam merangkul mitra yang memiliki rekam jejak panjang dalam menjaga integrasi bangsa.
​Mitra Strategis Ketahanan Nasional
​INTI hadir di Bina Graha dengan membawa portofolio kolaborasi yang melampaui sekat-sekat etnis.

Organisasi ini telah dikenal sebagai mitra strategis negara, salah satunya melalui kolaborasi intensif dengan Lemhannas RI dalam program Pemantapan Nilai-Nilai Kebangsaan (Taplai) 2026.

READ  RTLH TMMD 128 Langkat: Rumah Lapuk Berganti Harapan Baru

Keterlibatan aktif dalam internalisasi nilai-nilai Pancasila tersebut menjadi modal utama INTI dalam mendukung visi pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Ketua Umum INTI, dr. Indra Wahidin, menegaskan komitmen organisasinya untuk menjadi garda terdepan dalam mendukung Asta Cita, dengan fokus pada, ​Pembangunan Infrastruktur: Percepatan hunian rakyat. ​Transformasi Digital: Pengembangan konsep Smart City yang inklusif dan ​Ketahanan Pangan: Stabilitas pangan nasional sebagai pilar kedaulatan bangsa.

​Perekat Integrasi di Akar Rumput
​KSP mengapresiasi upaya INTI yang secara konsisten membangun jembatan dengan organisasi keagamaan arus utama, seperti Nahdlatul Ulama (NU).

READ  Ruko "Siluman" dan Wajah Buram Penegakan Perda di Medan Deli

Sinergi lintas iman ini dinilai menjadi kunci dalam menjaga kondusivitas masyarakat dan mencegah polarisasi.

“Kontribusi INTI dalam menjaga kebhinekaan dan merawat integrasi nasional sangat strategis bagi keberlanjutan pembangunan,” ujar perwakilan KSP.

Bagi pemerintah, keterlibatan organisasi yang mampu bergerak hingga ke tingkat akar rumput adalah aset berharga untuk memastikan kebijakan nasional dapat dirasakan manfaatnya oleh seluruh rakyat tanpa terkecuali.

​Inklusivitas sebagai Fondasi Kemajuan
​Sebagai organisasi yang berorientasi modern, INTI menjadikan pendidikan dan pemberdayaan SDM sebagai pilar kemajuan bangsa.

READ  Loreng Atasi Krisis Air Bersih di Gebang, Langkat

Melalui program beasiswa dan aksi sosial nyata—seperti layanan kesehatan dan tanggap bencana—INTI telah membuktikan diri sebagai elemen masyarakat yang inklusif dan transparan.

​Pertemuan di Gedung Bina Graha ini menegaskan bahwa KSP kini memposisikan ormas bukan sekadar sebagai pihak luar, melainkan mitra yang diajak duduk bersama dalam merumuskan keberhasilan agenda nasional.

Kolaborasi berkelanjutan ini diharapkan menjadi fondasi kuat untuk menciptakan ekosistem pembangunan yang stabil, kompetitif, dan berdaya saing global demi menyongsong Indonesia Emas 2045.