Pangdam I/BB : Prajurit Intelijen Itu Harus Bisa Menjadi Mata Dan Telinga Komando

MEDAN, WasantaraPos.com – Suasana di Markas Detasemen Intelijen Kodam (Deninteldam) I/Bukit Barisan, Jalan Beringin, Medan, tampak lebih khidmat dari biasanya pada Rabu (3/6/2026).

Pangdam I/Bukit Barisan, Mayjen TNI Hendy Antariksa, hadir langsung di tengah-tengah prajurit intelijen untuk memberikan motivasi sekaligus membedah standar profesionalisme yang harus dimiliki oleh garda terdepan pengumpulan informasi tersebut.

Bukan Sekadar Seremonial

​Kunjungan kerja ini bukan sekadar agenda rutin. Sejak turun dari kendaraan, Mayjen TNI Hendy disambut dengan tradisi penghormatan khas tanah Batak, yakni pengalungan ulos dan tarian tradisional.

READ  Sinergi Tiga Pilar di Pasar Rawa: Menutup TMMD, Mengukir Jejak Bakti di Langkat

Meski disambut dengan meriah, fokus Pangdam langsung tertuju pada esensi tugas intelijen yang krusial bagi keamanan wilayah.

​Dalam arahannya, Pangdam menekankan bahwa intelijen adalah “mata dan telinga” komando yang harus memiliki kecerdasan di atas rata-rata.

“Tugas intelijen itu seringkali tidak terlihat oleh mata publik. Namun, hasil kerjanya harus nyata dan krusial dalam mendukung setiap pengambilan keputusan. Profesionalisme adalah harga mati bagi setiap personel intelijen,” ujar Pangdam I/BB di depan para prajurit.

Pesan Penting di Balik Lensa Intelijen

​Tidak hanya menuntut kecanggihan teknis dan penguasaan lapangan, Mayjen TNI Hendy juga menyisipkan pesan menyentuh bagi seluruh prajurit. Ia mengingatkan bahwa di balik kerasnya dunia intelijen, setiap prajurit wajib menjaga kedekatan spiritual dengan Tuhan Yang Maha Esa.

READ  Keran Air Kasad di Tanah Gebang

Menurutnya, perlindungan Sang Pencipta adalah bekal utama sebelum seorang prajurit terjun menjalankan misi yang berisiko tinggi.

Aksi Hijau di Markas Intel

​Di sela-sela peninjauan fasilitas perkantoran dan kesiapan sarana pendukung, Pangdam menunjukkan sisi kepedulian lingkungannya. Ia menyempatkan diri menanam pohon di lingkungan markas sebagai simbol pertumbuhan dan keberlanjutan.

​Aksi ini sekaligus menjadi sinyal bahwa aparat intelijen tidak hanya harus sigap menjaga stabilitas keamanan wilayah, tetapi juga harus peduli pada keberlangsungan lingkungan hidup di sekitar satuan.

READ  TMMD di Pesisir Langkat: Ketika Jalan, Air Bersih, dan Rumah Layak Mulai Hadir di Desa

​Kunjungan ini diakhiri dengan inspeksi mendadak ke sejumlah fasilitas satuan guna memastikan bahwa setiap instrumen pendukung operasional intelijen di Kodam I/BB dalam kondisi prima, siap siaga menghadapi dinamika tantangan tugas di masa depan.