Tentara Menyambung Nadi di Pesisir Gebang

LANGKAT, WasantaraPos.com – Matahari tepat berada di puncaknya saat Hairul, 78 tahun, berdiri di pinggir jalan Dusun II Desa Pasar Rawa, Kecamatan Gebang, Selasa siang, 12 Mei 2026.

Di hadapannya, kepulan debu tipis terbang saat alat berat meratakan material pengerasan jalan.

Bagi Hairul, debu itu jauh lebih indah ketimbang lumpur pekat yang mengepung desanya selama puluhan tahun.

​”Sejak saya tinggal di sini tahun 1985, baru sekarang jalan diperbaiki seperti ini,” ujar Ketua Kelompok Tani Karya Tani itu. Suaranya sedikit serak, tertelan deru mesin, namun matanya berbinar.

​Bagi warga Desa Pasar Rawa, penantian ini bukan sekadar hitungan tahun, melainkan lintas generasi. Selama lebih dari empat dekade, mereka hidup dalam “isolasi” infrastruktur.

READ  Sisi Humanis Tentara: Di Sela Kebut Jalan, Satgas TMMD 128 Bagikan Makanan untuk Warga Gebang

Jalanan berlumpur di pesisir Langkat ini kerap kali menjadi jebakan bagi para petani yang ingin membawa hasil buminya ke pasar.

Saat musim hujan tiba, desa mereka seolah terkunci dari dunia luar.

​Oksigen Ekonomi dari TMMD

​Kini, pemandangan kontras terlihat. Melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128, Kodim 0203/Langkat sedang “menjahit” kembali akses yang koyak tersebut.

Personel TNI bersama warga bahu-membahu mengerjakan pelebaran dan pengerasan jalan sepanjang 1.500 meter. Jalur ini menjadi urat nadi yang menyambungkan Dusun I, II, dan III.

​Pembangunan ini bukan sekadar proyek fisik rutin. Ini adalah bagian dari Operasi Militer Selain Perang (OMSP), sebuah mandat bagi TNI untuk turun tangan di wilayah-wilayah yang pembangunan infrastrukturnya berjalan lambat.

READ  Uji Kumur Brigjen Yanto: Air Bersih untuk Langkat

Di tangan para prajurit, jalan selebar 4 meter dan sepanjang 1,5 kilometer itu dipersiapkan untuk menjadi jalur utama distribusi ekonomi.

​”Jalan ini adalah harapan. Jika jalannya bagus, mobilitas warga lancar, ekonomi otomatis akan bergerak,” ungkap Letkol Inf Medwin Sangkakala, Dansatgas TMMD 128.

​Tak Hanya Soal Jalan

​Kehadiran TNI di pesisir Gebang ternyata membawa paket lengkap. Selain pengerasan jalan yang kini mulai dinikmati warga untuk mengangkut hasil pertanian, Satgas TMMD juga menanam investasi sosial lainnya.

Mulai dari penyediaan sumur bor air bersih hingga renovasi rumah tidak layak huni (RTLH) yang selama ini menghantui warga kurang mampu.

READ  Misi Kemanusiaan di Sibolga: TNI Matangkan Rencana Pacific Partnership 2026 di Oregon

​”Air bersih dan jalan ini adalah nafas kami. Kami merasa benar-benar diperhatikan,” tambah Hairul sembari menyeka keringat.

​Saat ini, pengerjaan memang masih terus dikebut. Namun, di beberapa ruas, denyut ekonomi mulai terlihat. Motor-motor pengangkut hasil tani kini bisa melaju lebih stabil tanpa takut tergelincir lumpur.

​Bagi masyarakat Desa Pasar Rawa dan Kelantan Luar, TMMD 128 adalah titik balik.

Di ujung pengerjaan jalan 1,5 kilometer itu, mereka tak hanya melihat hamparan batu dan tanah yang mengeras, tapi melihat akhir dari sebuah penantian panjang untuk hidup lebih bermartabat di beranda pesisir Langkat.