Diskominfo Sumut Gandeng LPS Perkuat Literasi Keuangan, Tekan Pinjol dan Judol

Sumut59 Dilihat

MEDAN – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) berkolaborasi dengan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) untuk mendiseminasikan literasi keuangan kepada masyarakat. Langkah ini dilakukan guna meningkatkan pemahaman masyarakat agar lebih bijak dalam mengelola keuangan.

“Kita memiliki sarana untuk mendiseminasikan informasi. Nanti kita lakukan kolaborasi bersama LPS terkait literasi keuangan kepada masyarakat. Sarana yang ada bisa digunakan untuk menyebarluaskan program, pengumuman, dan imbauan,” ujar Kepala Diskominfo Sumut, Erwin Hotmansah Harahap, didampingi Kabid IKP Diskominfo Sumut, Porman Mahulae, saat menerima audiensi Kepala Kantor Perwakilan LPS I Medan, Jimmy Ardianto, di Kantor Diskominfo Sumut, Jumat (17/4/2026).

READ  Ijeck Dorong Pemerintah Sediakan Pamsimas Di Desa Durian, Pantai Labu

Erwin menjelaskan, Diskominfo Sumut memiliki berbagai kanal komunikasi yang dapat dimanfaatkan, mulai dari media luar ruang seperti videotron, kerja sama dengan media massa, kanal resmi Diskominfo, hingga media sosial.

“Kita juga memiliki program temu pers bersama rekan-rekan media, yang nantinya pihak LPS dapat memanfaatkannya untuk menyebarluaskan informasi. Ada sebanyak 115 media yang telah bekerja sama, baik media cetak, online, maupun elektronik. Rekan-rekan media ini akan membantu penyebarluasan literasi keuangan kepada masyarakat,” jelasnya.

READ  Dicopot Mendadak, Ijeck Kecewa: Ada Sinyal Penjegalan Menuju 2029?

Ia berharap, diseminasi informasi tersebut dapat membekali masyarakat Sumut dengan pengetahuan, keterampilan, serta keyakinan dalam mengelola keuangan secara bijak, sehingga terhindar dari praktik pinjaman online (pinjol) ilegal maupun judi online (judol).

Sementara itu, Kepala Kantor Perwakilan LPS I Medan, Jimmy Ardianto, menyambut baik kolaborasi tersebut. Menurutnya, penyebarluasan literasi keuangan menjadi langkah penting untuk melindungi masyarakat dari risiko pinjol dan judi online.

“Program kerja sama seperti inilah yang kami harapkan, terutama dalam penyebarluasan informasi literasi keuangan. Hingga saat ini masih banyak masyarakat yang terjerat pinjol dan judol,” ujarnya.

READ  Nezar Djoeli Respon Mundurnya Sejumlah Kepala Dinas Pemprov Sumut: Untuk Pemerintahan Bersih dan Transparan

Jimmy juga menegaskan, LPS terus mengimbau masyarakat agar tidak ragu menyimpan dana di perbankan, baik bank umum (konvensional maupun syariah) maupun Bank Perekonomian Rakyat (BPR), karena dijamin oleh negara.

“LPS memastikan simpanan nasabah tetap aman meskipun terjadi risiko pada bank tempat menyimpan dana. Jadi masyarakat tidak perlu khawatir,” kata Jimmy. (Red)