JAKARTA, WasantaraPos.com, 24 April 2026 — Ketua Umum (Ketum) Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI), dr. Indra Wahidin menegaskan kepemimpinannya dalam mengarahkan organisasi menjadi lebih strategis dan berdampak langsung bagi masyarakat. Hal itu tercermin dalam pertemuannya dengan pengusaha nasional Sugianto Kusuma.
Dalam pertemuan tersebut, Indra Wahidin memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus membuka ruang kolaborasi pemikiran dengan tokoh-tokoh nasional. Sugianto Kusuma menyatakan kesediaannya bergabung sebagai Ketua Kehormatan INTI, sekaligus memberikan sejumlah masukan strategis untuk memperkuat peran organisasi ke depan.
Di bawah kepemimpinan Indra Wahidin, arah program INTI difokuskan pada pendekatan yang lebih membumi. Ia menekankan pentingnya program yang menyentuh langsung masyarakat lapisan bawah, khususnya di sektor ketahanan pangan, pertanian, dan nelayan, serta pemberdayaan UMKM agar mampu naik kelas dan memiliki daya saing.
“INTI harus hadir nyata di tengah masyarakat, bukan sekadar simbol organisasi. Program kita harus dirasakan langsung manfaatnya,” tegas Indra Wahidin.
Masukan strategis dari Sugianto Kusuma menitikberatkan pada penguatan program berbasis akar rumput (grassroot), termasuk pengembangan sektor pangan, pertanian, perikanan, serta peningkatan kapasitas UMKM agar lebih kompetitif.
Dengan kepemimpinan yang semakin solid, Indra Wahidin membawa INTI ke arah yang lebih progresif, tidak hanya sebagai organisasi sosial, tetapi juga sebagai kekuatan strategis yang mampu mendorong perubahan nyata di tingkat akar rumput.






