Apel Pagi TMMD 128 Langkat: “Keselamatan Kerja Tak Bisa Ditawar”

LANGKAT — Deret personel Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Kodim 0203/Langkat berdiri rapi di Desa Pasar Rawa, Kecamatan Gebang, Rabu, 29 April 2026.

Apel pagi yang dilanjutkan doa bersama itu menjadi penanda dimulainya kembali pekerjaan fisik di lapangan—dari pembangunan infrastruktur hingga pembenahan fasilitas umum.

Namun, bagi komandan apel Letda Inf Rezky, ada satu hal yang tak boleh luput di tengah target dan tekanan waktu: keselamatan kerja.

READ  Reshuffle Kabinet Kelima Prabowo-Gibran: Rotasi Tak Kunjung Usai di Lingkar Kekuasaan

“Utamakan faktor keselamatan kerja di lapangan, jaga kekompakan, jaga kesehatan. Kita di sini bekerja untuk masyarakat, bekerjalah dengan ikhlas,” ujar Rezky, menegaskan.

Pekerjaan TMMD, ia mengingatkan, bukan sekadar urusan mengejar progres. Aktivitas fisik di lapangan menyimpan risiko, dari kelelahan hingga kecelakaan kerja, untuk itu, para personel dituntut disiplin dan tingkatkan kewaspadaan.

READ  Kodam I/BB Airdrop Bantuan Darurat ke Dua Desa Terisolir di Tapanuli Utara

Apel berlangsung singkat, nyaris tanpa seremoni berlebih. Doa bersama dipanjatkan, memohon kelancaran dan keselamatan. Seusai itu, personel kembali berpencar ke titik-titik pekerjaan.

Di Desa Pasar Rawa, TMMD ke-128 tak hanya menghadirkan pembangunan fisik. Program ini juga menjadi ruang perjumpaan antara TNI dan warga untuk bekerja bersama, berbagi beban, sekaligus merawat gotong royong yang kian jarang terlihat di banyak tempat.

READ  Pangdam I/BB Luncurkan Kartu Berobat Gratis untuk Anak Panti, Disabilitas, dan Awak Media

Satgas menargetkan seluruh pekerjaan rampung tepat waktu. Tapi di balik target itu, pesan Rezky terdengar lebih mendasar: pekerjaan boleh cepat, keselamatan tetap nomor satu.