Baret Ungu dan Janji Setia di Pesisir Lingga: Lima Tokoh Bangsa Resmi Jadi Keluarga Besar Korps Marinir

Headline, TNIAL175 Dilihat

​KEPULAUAN RIAU, wasantarapos.com— Ada yang berbeda di Pantai Todak, Dabo Singkep, Kabupaten Lingga, Rabu (5/8/2026). Sesaat setelah deru meriam dan raksasa amfibi mereda usai Latihan Integrasi TNI 2026, garis pantai Kepulauan Riau mendadak menjadi saksi bisu sebuah momen sakral yang menyatukan para pemimpin tertinggi pertahanan negeri.

​Di bawah langit pesisir yang gagah, lima tokoh nasional resmi disematkan Baret Ungu, simbol kehormatan tertinggi dan lambang kebanggaan Korps Marinir TNI Angkatan Laut.

​Prosesi yang dipimpin langsung oleh Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali bersama Panglima Korps Marinir Letnan Jenderal TNI Dr. Endi Supardi ini bukan sekadar seremoni seremonial belaka.

READ  Kolonel Inf Sandi Kamidianto Tinjau Jembatan TMMD di Langkat, Pastikan Pembangunan Berjalan Maksimal

Prosesi ini adalah bentuk penghormatan tertinggi atas dedikasi, integritas, dan kontribusi nyata para pemimpin bangsa dalam mengawal kedaulatan serta memajukan kekuatan pertahanan Indonesia.

​Dari Menhan hingga Pimpinan TNI-Polri/DPR, Resmi Berkalung Kehormatan

​Berdasarkan Keputusan Panglima Korps Marinir Nomor KEP/125/VIII/2026, atmosfer Pantai Todak bergemuruh ketika satu demi satu nama tokoh bangsa dipanggil untuk menerima pengukuhan resmi:

  • ​Menteri Pertahanan RI, Jenderal TNI (Purn.) Prof. Dr. Sjafrie Sjamsoeddin, M.B.A., resmi dikukuhkan sebagai Warga Kehormatan Korps Marinir ke-50.
  • ​Ketua Komisi I DPR RI, Drs. H. Utut Adianto, menyusul sebagai Warga Kehormatan ke-51.
  • ​Wakil Panglima TNI, Jenderal TNI Tandyo Budi Revita, S.Sos., dinobatkan sebagai Warga Kehormatan ke-52.
  • ​Kepala Staf Angkatan Darat, Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., resmi menjadi Warga Kehormatan ke-53.
  • ​Kepala Staf Angkatan Udara, Marsekal TNI M. Tonny Harjono, S.E., M.M., M.Tr.(Han.), melengkapi jajaran sebagai Warga Kehormatan ke-54.
READ  Ketum INTI Indra Wahidin Perkuat Arah Organisasi, Sugianto Kusuma Beri Masukan Strategis

​Tidak hanya baret kebanggaan, kelima tokoh tersebut juga dianugerahi Brevet Kehormatan elite, meliputi Brevet Anti Teror Aspek Laut, Brevet Intai Para Amfibi, hingga Brevet Komando Korps Marinir.

​Jejak Sejarah Pemimpin Bangsa

​Dengan pengangkatan ini, total Warga Kehormatan Korps Marinir kini genap berjumlah 54 orang. Tradisi pembaretan ini telah lama menjadi tradisi eksklusif yang hanya diberikan kepada tokoh-tokoh besar yang terbukti memiliki kepedulian mendalam terhadap kejayaan baret ungu.

READ  Membasuh Dahaga di Bilik Kamling dan Keran Mushola

​Mereka kini berdiri sejajar dalam lembaran sejarah bersama para pendahulu bangsa, seperti Presiden RI Prabowo Subianto (Warga Kehormatan ke-47), Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (ke-21), hingga Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto (ke-49).

​Di tengah gelombang Pantai Todak yang terus berdebur, penyematan ini mengirimkan pesan kuat kepada dunia luar: soliditas TNI dan para pemangku kebijakan negara berada di tingkat tertinggi.

Ketika para pemimpin tertinggi negeri ini telah mengenakan Baret Ungu di kepala mereka, maka setiap jengkal tanah dan air Nusantara dijaga dengan jiwa, raga, dan komitmen yang tak tergoyahkan.