​Jejak Sepeda Motor Trail di Langkat: Saat Jenderal dan Wabup Menembus Debu Desa Pasar Rawa

LANGKAT, WasantaraPos.com — Matahari tepat di atas kepala ketika deru mesin sepeda motor trel memecah kesunyian persawahan di Desa Pasar Rawa, Kecamatan Gebang, Kabupaten Langkat, Selasa siang, 11 Mei 2026.

Di atas motor taktis itu, Brigadir Jenderal TNI Yanto Reinald Nainggolan tampak tak canggung menerjang debu jalanan yang beterbangan.

​Ketua Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) Mabes TNI AD itu tidak datang untuk sekadar seremoni. Bersama Wakil Bupati Langkat, Tiorita Br Surbakti, sang jenderal bintang satu turun langsung memastikan proyek fisik TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 bukan sekadar angka di atas kertas.

​”Saya melihat sendiri pembangunan berjalan lancar. Ini semua karena mesin kolaborasinya jalan, mulai dari TNI, Pemkab, hingga warga yang bahu-membahu di lapangan,” ujar Yanto di sela peninjauan.

READ  Jaga Keimanan, Prajurit TNI Sholat Jumat Bersama Warga Gebang

​Membelah Isolasi Dusun

​Target utama yang dituju rombongan adalah pengerasan badan jalan sepanjang 1.500 meter dengan lebar 4 meter.

Jalur ini bukan jalan biasa; ia adalah urat nadi yang menghubungkan Dusun I, II, dan III di Desa Pasar Rawa. Selama ini, akses antar-dusun tersebut kerap menjadi kendala bagi mobilitas warga, terutama saat musim penghujan tiba.

​Tak jauh dari sana, sebuah jembatan sepanjang 6 meter juga tengah bersolek. Di bawah terik yang menyengat, sejumlah personel TNI dan Polri terlihat kompak melakukan sentuhan akhir (finishing).

Pemandangan sinergi dua institusi ini menjadi potret menarik di tengah proyek yang ditargetkan rampung dalam waktu dekat.

READ  Prabowo ‘Pangkas’ Habis Bunga Mekaar: Melawan Ketidakadilan 24 Persen

​Lebih dari Sekadar Semen dan Batu

​Program TMMD ke-128 di bawah kendali Kodim 0203/Langkat ini menggarap total 20 sasaran fisik. Namun bagi Brigjen Yanto, esensi program ini adalah akselerasi pembangunan desa yang sering kali luput dari jangkauan alat berat pemerintah daerah secara reguler.

​”Pembangunan ini untuk membantu Pemerintah Kabupaten mempercepat denyut ekonomi di pedesaan,” kata Pa Sahli Tk. II Kasad Bidang Ideologi tersebut. Ia pun mewanti-wanti masyarakat agar tidak abai setelah proyek selesai.

“Tolong dirawat. Jangan sampai sudah dibangun bagus-bagus, tapi rusak karena tidak dijaga.”

​Setali tiga uang, Wakil Bupati Langkat Tiorita Br Surbakti memberikan sinyal hijau bagi keberlanjutan proyek ini. Ia berjanji Pemkab tidak akan tinggal diam setelah Satgas TMMD ditarik.

READ  Enam Meter yang Menggerakkan Desa: Jembatan TMMD 128 Siap Ubah Arah Ekonomi Pasar Rawa

“Jalan 1.500 meter ini akan kami tingkatkan lagi kualitasnya ke depan. Kami siap bersinergi membangun Langkat,” ucapnya optimistis.

​Dansatgas TMMD 128, Letkol Inf Medwin Sangkakala, mengklaim bahwa progres fisik di lapangan sudah hampir menyentuh angka 100 persen.

“Seluruh sasaran kami pastikan tuntas tepat waktu. Bukan hanya fisik, tapi juga program non-fisik untuk warga sudah berjalan,” pungkasnya.

​Di tengah kepulan debu Desa Pasar Rawa, sebuah harapan baru bagi warga Gebang sedang dibangun—satu persatu batu demi batu.