Satgas TMMD 128 Latih Disiplin Murid SD Lewat Peraturan Baris Berbaris di Langkat

LANGKAT, WasantaraPos.com — Di tengah kegiatan fisik TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128, Satgas Kodim 0203/Langkat menyisipkan agenda pembinaan karakter bagi murid sekolah dasar (SD).

 

Sabtu, 25 April 2026, puluhan murid SD Negeri 056636 Desa Kelantan, Kecamatan Gebang, mendapat pelatihan Peraturan Baris Berbaris (PBB). Pelatihan berlangsung di lokasi TMMD Desa Pasar Rawa.

 

Tiga prajurit Yonif TP 907/Shahdan, Serda Muhammad Avi Sabilillah, Prada Muhammad Haikal Al Buchori Harahap, dan Prada Tri Wanda Syahputra, mereka memimpin langsung kegiatan tersebut.

READ  Sinergi TNI–Polri di TMMD 128 Gebang: Bangun Keakraban, Perkuat Silaturahmi di Tengah Warga

 

Serda Avi menyebut PBB sebagai sarana sederhana namun efektif untuk menanamkan disiplin sejak dini.

 

“Melalui latihan PBB ini, para murid SD dapat belajar tertib, kompak, dan bertanggung jawab,” ujarnya.

 

Kegiatan diawali dengan penjelasan teori dasar, lalu dilanjutkan praktik. Materi yang diberikan mencakup gerakan di tempat, gerakan terbatas, hingga berpindah tempat.

READ  Di Balik Spanduk HET dan Mafia Kios Siluman: Investigasi LSM Gempur

 

Para murid SD mengikuti instruksi dengan antusias, meski sebagian masih kaku dalam menyesuaikan ritme gerakan.

 

Menurut Avi, pelatihan ini bukan sekadar mengenalkan teknik baris-berbaris, tetapi juga menumbuhkan rasa nasionalisme dan tanggung jawab.

 

Ia berharap nilai-nilai tersebut dapat terbawa dalam keseharian murid SD, baik di lingkungan sekolah maupun di rumah.

 

Program ini menjadi bagian dari pendekatan nonfisik TMMD, yang tak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur desa, tetapi juga penguatan kualitas sumber daya manusia.

READ  OJK: Penurunan Bunga Kredit Tertahan Persaingan Dana Antarbank

 

Bagi Satgas, membangun karakter generasi muda dinilai sama pentingnya dengan membangun jalan dan fasilitas umum.

 

Kegiatan ditutup dengan evaluasi singkat dan motivasi kepada para murid SD. Satgas berharap pengalaman ini menjadi bekal awal bagi anak-anak untuk memahami arti disiplin dan kebersamaan dalam kehidupan sehari-hari.

 

(Edi Sukarno /Pendim Langkat)